Kontroversi Penalti Alvarez: UEFA Pertimbangkan Perubahan Aturan

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Bola, Liga Champions Eropa – UEFA mengumumkan pada Kamis bahwa mereka akan mempertimbangkan kemungkinan revisi aturan setelah insiden kontroversial dalam adu penalti antara Atletico Madrid dan Real Madrid di Liga Champions. Penalti Julian Alvarez dianulir setelah VAR mendeteksi adanya sentuhan ganda, yang akhirnya berkontribusi pada kekalahan Atletico dalam drama adu penalti dengan skor 4-2.

Real Madrid berhasil lolos ke perempat final setelah agregat berakhir 2-2. Namun, keputusan VAR untuk membatalkan penalti Alvarez memicu perdebatan. Penyerang asal Argentina itu dinyatakan melakukan sentuhan ganda secara tidak sengaja saat terpeleset sebelum menendang bola ke gawang.

“Meskipun minimal, pemain tersebut melakukan kontak dengan bola menggunakan kaki tegaknya sebelum menendangnya,” demikian pernyataan UEFA.

“Berdasarkan aturan saat ini, VAR harus memanggil wasit dan memberi sinyal bahwa gol tersebut harus dianulir,” lanjut pernyataan tersebut.

Meski demikian, UEFA menyatakan bahwa mereka akan berdiskusi dengan FIFA dan IFAB untuk mengevaluasi aturan ini, terutama dalam kasus di mana sentuhan ganda terjadi secara tidak disengaja.

BACA :  PUPR Badung Tertibkan Kabel Utilitas di Ruas Simpang Mengwi–Simpang Abiansemal

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mempertanyakan keputusan tersebut dan meminta kejelasan lebih lanjut.

“Saya ingin percaya bahwa wasit mengambil keputusan yang benar,” kata Simeone dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Dalam momen dramatis, ia bahkan meminta awak media yang menyaksikan tayangan ulang untuk mengangkat tangan jika mereka melihat bukti jelas Alvarez menyentuh bola dua kali.

“Siapa pun yang melihat Julian menyentuhnya dua kali, silakan angkat tangan. Tidak ada? Tidak ada yang mengangkat tangan,” ujar Simeone, menyoroti kontroversi yang masih menyisakan tanda tanya besar.

Dengan perdebatan yang masih bergulir, UEFA kini dihadapkan pada tekanan untuk mengevaluasi kembali aturan penalti guna menghindari insiden serupa di masa depan.

 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular