Korban yang Terseret Arus di Pantai Purnama Ditemukan Meninggal di Pantai Saba

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Korban terseret arus Agus SD,27, ditemukan meninggal di Pantai Saba, Blahbatuh, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam.

Sebelumnya, Agus dilaporkan hilang pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 07.40 WITA. Saat itu, ia nekat berenang ke tengah laut untuk menolong seorang pemuda, Kadek R,18, yang terseret arus di Pantai Purnama, bertepatan dengan aktivitas masyarakat dalam tradisi Banyu Pinaruh.

Namun, niat mulia tersebut berujung tragis. Agus justru ikut terseret arus dan dinyatakan hilang, sementara Kadek R berhasil diselamatkan oleh warga dan mendapatkan perawatan medis.

Upaya pencarian kemudian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD Kabupaten Gianyar, Balawista, Basarnas Bali, kepolisian, serta relawan dan masyarakat setempat. Penyisiran dilakukan sepanjang pesisir, dari Pantai Purnama hingga wilayah Pantai Saba.

Korban akhirnya ditemukan pada Senin malam sekitar pukul 20.10 WITA di koordinat -8.614576, 115.319874, dalam kondisi terdampar di pinggir pantai. Penemuan tersebut dilakukan oleh warga bersama keluarga yang turut melakukan pencarian.

BACA :  Polsek Blahbatuh Ungkap Curanmor di Gianyar, Satu Terduga Pelaku dan Tiga Motor Diamankan

Saksi I Komang Jaya Kesuma menuturkan bahwa korban terlihat saat tim penyisir melintasi kawasan Pantai Saba.

“Kami bersama keluarga melakukan penyisiran sepanjang pantai. Saat tiba di Pantai Saba, korban terlihat sudah terdampar di pinggir pantai, kemudian langsung kami evakuasi dan menghubungi tim SAR,” ujarnya.

Selanjutnya, korban dievakuasi oleh tim gabungan dan pada pukul 20.54 WITA dibawa menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia Kabupaten Gianyar menuju RSUD Sanjiwani Gianyar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu hingga korban berhasil ditemukan.

“Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menolong di Pantai Purnama telah ditemukan di wilayah Pantai Saba. Proses pencarian dilakukan dengan penyisiran sepanjang pesisir oleh tim gabungan hingga akhirnya korban ditemukan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko tinggi aktivitas di laut, terutama saat kondisi gelombang tidak bersahabat. Di sisi lain, tindakan Agus SD mencerminkan keberanian dan kepedulian tinggi dalam upaya menyelamatkan sesama, meskipun berujung duka.

BACA :  Mengakar Budaya, Menjangkau Dunia: Cara SMAN 1 Sukasada Buka Pintu Beasiswa hingga ke China

Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama pada momentum kegiatan tradisional yang melibatkan banyak warga di laut.

Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular