Semarapura,balipuspanews.com- Warga sekitar Gunung Agung yang sampai saat ini masih mengungsi di GOR Swecapura, Gelgel, Kabupaten Klungkung, mendapatkan perhatian khusus dari KPU Provinsi Bali, menyangkut pendataan pemilih untuk pilkada mendatang.
Untuk kepentingan itu, KPU Provinsi Bali mengutus Komisioner Kadek Wirati mendatangi pos pengungsi GOR Swecapura pada Jumat, sekitar pukul 13.40 wita .
Kedatangan komisioner KPU tersebut diterima langsung oleh Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada SSos, didampingi Sekretaris KPU Klungkung Drs Dewa Sweta Negara dan aparat Desa Gelgel.
Putu Widiada mengatakan, tujuan dari kunjungan komisioner KPU tersebut adalah untuk membahas permasalahan pendataan pemilih terkait pelaksanaan pilkada tahun ini.
“Point-point yang dibahas antara lain terkait jumlah pemilih, teknis tempat pemilihan, dan kartu pemilih,” ujarnya, dengan menambahkan, pendataan tim KPU Provinsi Bali ini berjalan dengan cukup lancar, dan berakhir sekitar pukul 14.15 wita.
Kadek Wirati menyebutkan, semua warga negara, termasuk yang tengah berada di pengungsian akibat erupsi Gunung Agung, wajib untuk didata identitasnya, sehingga hak mereka sebagai warga negara dalam menunaikan kewajiban memilih pada pilkada mendatang, tidak begitu saja hilang.
Sekretaris KPU Klungkung Drs Dewa Sueta Negara menyebutkan, kedatangan Komisioner KPU Provinsi Bali itu juga sekaligus untuk monitoring coklit di GOR Swecapura, serta di pos pengungsi Desa Akah.
Ruten, pengungsi yang berada di GOR Swecapura, menyebutkan bahwa dengan adanya pendataan keberadaan pengungsi, yang nantinya akan diberi kartu untuk bisa memilih di pengungsian, merupakan langkah positif dari KPU Bali. “Dengan pendataan ini, kami pengungsi tidak dilupakan, dan hak kami masih dihargai,” ujarnya, semeringah.(Roni)



