Legalitas 78 Koperasi Merah Putih Rampung, Bupati Gus Par Dorong Jadi ‘Sekolah Bisnis’ Berbasis Transparansi

- Advertisement -
- Advertisement -

KARANGASEM, balipuspanews.com – Karangasem resmi menuntaskan proses legalitas 78 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di 75 desa dan 3 kelurahan.

Tuntasnya aspek kelembagaan ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, sekaligus membuka jalan bagi masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan potensi lokal secara modern dan berkelanjutan.

Momentum tersebut ditandai melalui kegiatan Sosialisasi Percepatan Operasional dan Pengembangan KDKMP yang dibuka secara resmi oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), di Aula Dinas Pendidikan Karangasem, Rabu (29/10/2025).

Dalam arahannya, Bupati Gus Par menegaskan bahwa kehadiran KDKMP bukan hanya sekadar wadah simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi didorong menjadi “sekolah bisnis masyarakat”, tempat warga belajar tata kelola lembaga keuangan desa; mulai dari manajemen permodalan, pengelolaan usaha, hingga pembukuan transparan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Legalitas sudah selesai, sekarang tantangannya bagaimana koperasi ini dikelola dengan disiplin, transparan, dan akuntabel. Jadikan koperasi sebagai sarana belajar bisnis yang sehat bagi masyarakat,” tegasnya di hadapan ratusan pengurus dan pengawas KDKMP.

BACA :  Pasar Mentigi Nusa Penida Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung pada 2027

Bupati juga mengakui masih adanya tantangan klasik dalam pengelolaan koperasi, seperti minimnya literasi keuangan, adaptasi teknologi, dan kualitas SDM pengurus. Namun, dengan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, ia optimistis KDKMP mampu tumbuh menjadi pilar ekonomi desa yang modern dan kompetitif.

Program penguatan koperasi ini turut diperkuat melalui payung kebijakan nasional, mulai dari Peraturan Menteri hingga Instruksi Presiden, yang menempatkan koperasi sebagai instrumen strategis pengembangan ekonomi lokal.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Karangasem, Drs. I Gede Loka Santika, menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada pengurus terkait operasional kelembagaan, manajemen usaha, hingga pengembangan wirausaha.

Sebanyak 156 peserta hadir mewakili 78 koperasi, dengan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karangasem, serta Lembaga Diklat Profesi Bali Certif Denpasar.

“Kami ingin koperasi tumbuh kuat, sehat, tangguh, dan mandiri—dikelola secara jujur, akuntabel, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujar Loka Santika.

Penulis: Gede Suartawan

BACA :  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular