GIANYAR, balipuspanews.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di wilayah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar tidak hanya menjadi seremoni semata. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, khususnya pekerja sektor informal yang masih tergolong rentan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar, Venina, mengatakan perlindungan sosial kini tidak lagi terbatas bagi pekerja formal. Program jaminan sosial juga mulai menjangkau perangkat lingkungan dan pekerja sektor informal yang selama ini kerap terabaikan.
“Langkah ini menunjukkan bahwa perlindungan sosial tidak lagi terbatas pada pekerja formal. Program jaminan sosial kini mulai menjangkau perangkat lingkungan dan pekerja sektor informal yang selama ini kerap terabaikan,” kata Venina dalam siaran persnya.
Menurutnya, May Day menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha atau tripartit, sekaligus memperkuat sinergisitas dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan ke depan.
“May Day menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha atau tripartit, sekaligus memperkuat sinergisitas dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan ke depan,” ungkapnya.
Melalui peringatan May Day ini, Venina berharap dapat terbangun komitmen bersama dari seluruh pihak untuk menjaga iklim ketenagakerjaan yang kondusif serta mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja sebagai bagian dari pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.
“Harapan kita untuk pekerja skala kecil, menengah, hingga besar, minimal sudah mengikuti tiga program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT). Kemudian ada juga Jaminan Pensiun (JP),” ujarnya.
Ia menambahkan, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan saat ini sudah sangat lengkap, termasuk adanya perlindungan kehilangan pekerjaan apabila terjadi pemutusan hubungan kerja.
“Sebenarnya kalau kita bicara manfaat ini, sudah sangat lengkap. Apalagi ditambah dengan kehilangan pekerjaan kalau memang ada pemutusan hubungan kerja,” ungkapnya.
Selain itu, Venina mengatakan sinergitas pemerintah bersama para stakeholder diharapkan mampu mewujudkan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di wilayah kerja Cabang Bali Gianyar, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta.
“Momentum Hari Buruh menjadi kesempatan bagi kami untuk tidak hanya memberikan layanan administratif, tetapi juga menghadirkan pengalaman positif bagi peserta. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen pekerja serta meningkatkan pemahaman terkait manfaat dan kemudahan layanan BPJS Ketenagakerjaan,” paparnya.
Ia juga menambahkan, inovasi layanan seperti antrean online Lapak Asik merupakan upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam menjawab kebutuhan pekerja akan layanan yang cepat, mudah, dan transparan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar berharap dapat terus membangun hubungan harmonis dengan pekerja serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan



