Selasa, Mei 26, 2026

Menteri Kebudayaan Serahkan 23 Hewan Kurban Sapi Secara Simbolis

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon menilai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, toleransi, hingga solidaritas sosial yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia.

Menurut Menbud, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia, termasuk tradisi saling membantu kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Peringatan Idul Adha merupakan peringatan penting, terutama bagi umat Islam yang merayakan, karena di situ ada satu arti tentang pengorbanan, keikhlasan, tentang toleransi, tentang solidaritas sosial,” kata Menbud Fadli Zon saat penyerahan hewan kurban secara simbolis di halaman Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa, (26/5).

Kementerian Kebudayaan menghimpun sekitar 23 ekor sapi kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Menbud Fadli Zon mengungkapkan, Idul Adha menjadi pengingat agar masyarakat terus menjaga semangat tolong-menolong dan bahu-membahu dalam menghadapi berbagai situasi dan kesulitan.

“Jumlah hewan kurban tahun ini serupa dengan tahun sebelumnya dan diharapkan dapat menjadi tradisi baik di lingkungan kementerian,” ucap Menbud.

BACA :  DPR Desak Pemerintah Perjelas Posisi Koperasi Desa Merah Putih dan BUMDes

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Barang Milik Negara, Pengadaan Barang dan Jasa, dan Umum Kementerian Kebudayaan Abi Kusno mengatakan hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi seluruh unit kerja dan pegawai di lingkungan kementerian.

Ia menjelaskan pemotongan hewan kurban akan dilaksanakan pada Kamis (28/5) di Rumah Potong Hewan Sapi Tangerang Farm, Tigaraksa. Pada tahun ini totalnya ada 23 ekor sapi dengan bobot antara 300 sampai dengan 600 kilogram, total bobot seluruh sapi kurban mencapai sekitar 8,5 ton dan diperkirakan menghasilkan lebih dari 4 ton daging kurban.

“Daging tersebut nantinya akan dikemas menjadi paket masing-masing seberat dua kilogram untuk kemudian didistribusikan kepada mustahik dan pegawai penunjang di lingkungan Kementerian Kebudayaan pada Jumat 29 Mei 2026,” ujarnya.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular