GIANYAR, balipuspanews.com– Seorang buruh proyek berinisial EED,28, ditemukan meninggal dunia di bedeng proyek daerah Ubud, pada Rabu (3/12/2025) pagi. Kematian mendadak pria asal Jember ini menyisakan duka mendalam bagi rekan-rekannya, terlebih setelah ia sempat mengeluh sakit gigi dua hari sebelumnya.
Peristiwa tragis ini pertama kali disadari oleh rekan kerja korban sekitar pukul 05.00 WITA. Mereka melihat korban mengigau dan bergerak tidak wajar di tempat tidurnya sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, yang turun langsung ke lokasi, mengonfirmasi bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban.
“Berdasarkan pemeriksaan awal pada jenazah dan olah tempat kejadian perkara (TKP), kami tidak menemukan indikasi kekerasan fisik. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya,” ujarnya.
Menurut keterangan saksi, kepanikan terjadi di bedeng proyek saat rekan-rekan kerja berusaha menyadarkan korban. Mereka kemudian memindahkannya ke lantai bawah dan segera menghubungi Klinik Toya Medika serta Polsek Ubud untuk meminta pertolongan.
Namun, nasib berkata lain. Tim medis dari Klinik Toya Medika yang tiba pada pukul 07.05 WITA menyatakan korban telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan medis di tempat mengonfirmasi tidak adanya denyut nadi, pernapasan, serta pupil mata yang tidak lagi reaktif terhadap cahaya.
Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi menemukan beberapa obat pereda nyeri yang sudah terbuka di dekat barang-barang milik korban, seperti Spedifen dan Bodrex. Temuan ini menguatkan keterangan saksi mengenai keluhan sakit gigi yang dialami korban sebelumnya.
“Kami telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk obat-obatan tersebut. Tim Identifikasi dari Polres Gianyar juga sudah melakukan pemeriksaan lanjutan di lokasi,” tambah Kapolsek.
Untuk kepentingan penyelidikan, area di sekitar bedeng tempat korban ditemukan telah dipasangi garis polisi.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dipulangkan ke kampung halamannya di Dusun Krajan, Desa Balunglor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Proses pemulangan dilakukan menggunakan ambulans dari Paguyuban Ikatan Warga Jember (IWJ).
“Kami telah berkoordinasi dan menyampaikan seluruh informasi kepada pihak keluarga korban. Penanganan kasus ini kami lakukan secara profesional dan sesuai prosedur,” tutupnya.
Penulis: Ketut Catur
Editor: Oka Suryawan



