KARANGASEM, balipuspanews.com — Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa mengikuti panen padi bersama petani di Bale Subak Yeh Sayang, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Rabu (7/1/2026).
Mengenakan topi caping, Wabup Pandu ikut merasakan langsung denyut kehidupan petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.
Gelak tawa dan obrolan ringan mewarnai kegiatan panen yang berlangsung di tengah hamparan padi menguning. Bagi Pandu, momen panen bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk membangun kedekatan dengan petani sekaligus memastikan komitmen pemerintah hadir nyata di sektor pertanian.
“Panen seperti ini bukan hanya soal hasil, tapi soal kebersamaan. Di sinilah kita melihat bagaimana petani, subak, dan pemerintah berjalan seiring menjaga ketahanan pangan Karangasem,” ujar Pandu di sela-sela panen.
Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 30 hektare dari total 110 hektare areal Subak Bale Yeh Sayang, Desa Bungaya, Bebandem, Karangasem. Berdasarkan data penyuluh pertanian, produktivitas padi mencapai 9,6 ton per hektare, dengan total hasil sekitar 288 ton.
Wabup Pandu juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian sistem subak sebagai warisan budaya sekaligus fondasi pertanian Bali. Menurutnya, subak bukan hanya mengatur irigasi, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, gotong royong, dan keadilan dalam pengelolaan pertanian.
“Selama subak tetap kuat dan dijaga bersama, pertanian Karangasem akan terus bertahan dan berkembang,” tegasnya.
Kegiatan panen ini turut dihadiri Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf. Gurbasa Samosir, jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, penyuluh pertanian lapangan, perangkat desa, serta pengurus dan anggota Subak Bale Yeh Sayang.
Usai panen, rombongan mengikuti Zoom Meeting Panen Raya Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan



