Obyek Wisata Panglipuran Siap Dibuka dengan Prokes 3 M yang Ketat

- Advertisement -
- Advertisement -

BANGLI, balipuspanews.com – Objek Wisata Panglipuran, Kelurahan, Kubu, Bangli kembali dibuka untuk umum mulai Sabtu (17/10/2020). Untuk menghindari penularan Covid-19, pihak pengelola akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan (3M).

Rencana pembukaan obyek wisata yang dikenal dengan arsitektur bangunan tradisionalnya itu diungkapkan Ketua Pengelola Objek Wisata Panglipuran I Nengah Moneng saat menerima kunjungan dari program Kemenparekraf We Love Bali, Jumat (16/10/2020).

Moneng mengungkapkan, Desa Wisata Panglipuran ditutup untuk umum sejak merebaknya Corona Virus Disease sekitar bulan Maret. Sesuai rencana, desa yang dilengkapi wisata hutan bambu ini akan dibuka kembali untuk wisatawan domestik (Wisdom) dan wisatawan mancanegara (Wisman) mulai Sabtu (17/10/2020).

“Disini (Panglipuran- red) kami sudah menerapkan prokes 3M, mencuci tangan, pengunjung wajib menggunakan masker, dan menjaga jarak, serta mengukur suhu tubuh pengunjung maupun pengelola,” tegasnya.

Dalam pengawasan nanti, kata pria yang lama berkecimpung di dunia pendidikan ini, pihak pengelola akan bekerjasama dengan Satgas. Ini sebagai bentuk tanggungjawab pengelola dalam menciptakan kenyamanan, keamanan bagi pengunjung sesuai imbauan pemerintah dalam menerapkan Prokes.

BACA :  Atap Bangunan SDN 3 Kalibukbuk Ambruk Dihantam Angin Kencang

Selain Satgas, pengelola juga melibatkan pengawasan dari tim pengawas dan pecalang.

Lebih jauh Moneng mengungkapkan, Desa Wisata Panglipuran masuk dalam 13 daftar verifikasi prioritas tingkat nasional.

Seperti diketahui, Desa Wisata Panglipuran merupakan desa yang memiliki ikon unik dibandingkan objek wisata lain di Bali dengan ciri khas angkul-angkul beratapkan bambu dan masuk dalam kategori Desa Terbersih.

Desa yang memiliki komitmen melestarikan budaya dan menjaga alam, merupakan bagian dari acuan mengembangkan Desa Wisata Panglipuran yang berluas 112 ha, dan dihuni oleh 1300 penduduk.

Desa Penglipuran juga merupakan andalan dari Pemkab Bangli dalam mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD) selain obyek wisata Kintamani.

PENULIS : Tim Liputan Covid

EDITOR : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular