GIANYAR, balipuspanews.com – Ogoh-ogoh Tugu Mayang dipastikan menjadi salah satu karya yang akan mencuri perhatian dalam Pekan Budaya di Kabupaten Gianyar. Dengan konsep artistik yang kuat serta detail yang menonjol, karya ini merepresentasikan perkembangan estetika ogoh-ogoh khas Gianyar yang semakin dinamis.
Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar, I Wayan Adi Perbawa, menyampaikan bahwa kualitas ogoh-ogoh tahun ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi konsep maupun teknik pengerjaan. Salah satu yang menonjol, kata dia, adalah karya dari wilayah Tugu Mayang yang mengedepankan kekuatan anatomi dan detail artistik.
“Gaya ogoh-ogoh tahun ini memang banyak dipengaruhi karakter Tampaksiring, dengan penekanan pada anatomi tubuh yang kuat, ukuran yang besar, serta detail yang semakin halus. Salah satunya terlihat pada ogoh-ogoh Tugu Mayang,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ogoh-ogoh tersebut dijadwalkan tampil bersama puluhan karya terbaik lainnya dari seluruh kecamatan di Alun-alun Kota Gianyar. Total sebanyak 21 ogoh-ogoh akan dipamerkan dalam rangkaian Pekan Budaya.
Namun, untuk menjaga kelancaran lalu lintas, hanya ogoh-ogoh peraih juara pertama di masing-masing kecamatan yang akan diarak di jalan utama. Sementara itu, karya lainnya, termasuk juara kedua dan ketiga, akan ditempatkan di sejumlah titik strategis kota sebagai bagian dari pameran terbuka.
Mobilisasi ogoh-ogoh dari kecamatan menuju pusat kota dijadwalkan berlangsung pada malam 11 April, sebelum seluruh karya ditata dan dipamerkan secara resmi pada 13 April.
Menurut Adi Perbawa, Pekan Budaya Gianyar tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni, tetapi juga menjadi wadah pelestarian nilai-nilai budaya Bali yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda di tingkat banjar.
Dengan kualitas karya yang terus berkembang, termasuk ogoh-ogoh Tugu Mayang, Pekan Budaya Gianyar diharapkan mampu menjadi daya tarik budaya sekaligus memperkuat identitas Gianyar sebagai pusat seni di Bali.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan



