Pasar Banjar Didaulat Sebagai Pasar Bersih dan Sehat

- Advertisement -
- Advertisement -

BANJAR, balipuspanews.com — Pasar Banjar didaulat sebagai percontohan Pasar Bersih dan Sehat oleh PD Pasar Kabupaten Buleleng. Peluncuran Pasar Bersih dan Sehat yang berlokasi di Desa/Kecamatan Banjar diharapkan menjadi pemantik agar segera ditiru oleh pasar lainnya yang ada di Buleleng.

Peluncuran Pasar Bersih dan Sehat dilakukan oleh Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.Og, pada Selasa (12/2) siang.

Sutjidra berharap setelah menyandang sebagai pasar bersih dan sehat, pedagang dan pembeli semakin merasa nyaman saat bertransaksi di Pasar Banjar.

“Sudah barang tentu program Pasar Bersih dan Sehat ini akan diikuti oleh pasar-pasar tradisional lainnya yang dikelola oleh PD Pasar. Sehingga pasar-pasar itu tidak terkesan kumuh, berbau, harganya tidak standar, timbangan tidak standar,” ujar Sutjidra.

Sutjidra menambahkan sejauh ini harga komoditas pokok yang dijual di pasar tradional bila dibandingkan dengan harga di pasar modern marginnya hanya 2 persen dari distributor. Ia mencontohkan seperti harga beras yang harganya Rp 100 ribu diambil dengan keuntungan Rp 2 ribu saja. Sehingga tidak terlalu memberatkan pembeli.

BACA :  ‎WNA Asal Iran Dibekuk Usai Tipu Warga Pancasari, Modus Pura-pura Tukar Uang

“Ini yang perlu digalakkan agar masyarakat di Buleleng bisa memaksimalkan pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Sementara itu Direktur Utama PD Pasar, Made Agus Yudiarsana memastikan program ini kedepan akan menyasar pasar tradisional yang sudah direvitalisasi. Ia mencontohkan seperti Pasar Kampung Bugis dan Pasar Kampung Tinggi yang baru saja selesai direvitalisasi akan menjadi target selanjutnya.

“Kami sasar pasar yang sudah direvitalisasi. Yang jelas bertahap dulu. Karena menumbuhkan pola hidup bersih dan sehat untuk pedagang tidak mudah. Harus bertahap,” ujarnya.

Lalu mengapa dimulai dari Pasar Desa Banjar?

Agus Yudi menyebut Banjar merupakan titik sejarah.

“Banjar ini titik sejarah. Artinya segala sesuatu baik dari sisi perekonomian, politik pasti diawali dari Banjar, itu keyakinan kami. Kalau Pasar Banjar sudah bagus, maka akan merembet ke pasar lainnya,” pungkasnya.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular