Gianyar, balipuspanews.com – Kasus bom yang menguncang sejumlah tempat di Surabaya dan Sumatera berdampak turunnya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gianyar mencapai 12 persen.
”Dampak dari kasus bom di Surabaya dan Sumatera kunjungan wisatawan ke Gianyar mengalami penurunan 10 persen sampai 12 persen,”ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Ari Brahmanta, Rabu (23/5).
Dikatakan, bila situasi tidak aman meskipun diluar Bali, namun sangat berdampak kepada kunjungan wisatawan ke Bali. Apalagi dulu kasus bom Bali I dan Bom Bali II, sangat mematikan dunia wisata di Bali. Untuk itu, pihaknya berharap semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan, sehingga kunjungan wisatawan ke Bali tetap ramai.
“Wisatawan masih mempertanyakan bagaimana sistem pengamanan Bali,”ujar pria asal Ubud.
Sementara pihak kepolisian Polres Gianyar memperketat pengamanan diantaranya melakukan pemeriksaan terhadap warga yang mencurigakan. Bahkan kini Mapolres Gianyar memperketat pengamanan. Pintu keluar masuk ke Mapolres Gianyar dilakukan penjagaan personil polisi bersenjata lenkap.Setiap warga yang masuk ke Mapolres Gianyar diperiksa.Polres Gianyar memberlakukan satu pintu. Pintu paling timur dan paling barat kini ditutup.(Rls/bpn/tim)



