Ilustrasi
Ilustrasi
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com – Jika pelaku kejahatan biasanya bungkam setelah ditangkap polisi, berbeda dengan tersangka bernama Deska Yusaidi Tegar (22) ini. Di hadapan polisi, dia menangis terisak-isak menyesali perbuatannya dan malah curhat akan bertobat membuka usaha sendiri.

Saat rilis di Mapolresta Denpasar, Kamis (18/7/2019) tersangka Deska Yusaidi Tegar tampak malu ketika wajahnya akan diabadikan wartawan. Dia langsung menangis dan menutup kedua matanya dengan tangan. Alasannya, ia takut wajahnya diketahui ibunya yang sedang dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan. “Aku gak mau di poto. Nanti dilihat ibuku di rumah sakit,” katanya sambil menangis.

Sambil menutup wajahnya dengan tangan, tersangka Deska mengakui sangat menyesal membobol enam toko makanan hewan (pet shop) di wilayah Badung dan Denpasar. Menurutnya, pencurian itu dilakukannya karena terlilit utang dan kecanduan judi online jenis domino.

“Uang gaji saya habis, kalah main judi online. Awalnya saya dikasih menang tapi lama- lama kalah,” ujarnya dihadapan Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta. Lantaran tidak ada uang, pria yang mengaku penjinak anjing ini pun nekat mencuri di Pet Shop tempatnya bekerja.

Tersangka juga curhat bahwa perbuatannya salah dan merugikan orang lain. Dia berjanji apabila keluar dari penjara akan bertobat dan membuka usaha sendiri. “Saya janji akan tobat. Nanti kalau keluar dari penjara saya akan membuka usaha sendiri. Biar saya tidak melakukan kejahatan lagi,” ujar tersangka.

Sementara itu, Kompol Arta mengatakan, tersangka ditangkap diseputaran Jalan Cargo, Denpasar Barat, Senin (15/7) sekitar pukul 16.00 Wita. Penangkapan ini berdasarkan laporan di toko Pet Shop di Jalan Mahendradatta Denpasar, pada Rabu (3/7/2019) sekitar pukul 04.00 dinihari.

Tersangka yang datang mengendarai Honda Vario DK 5089 AU beraksi dengan modus membuka rolling door yang tak terkunci. Selanjutnya memecahkan pintu kaca dengan obeng dan memukulnya dengan palu.

“Dia mengambil makanan hewan, barang elektronik dan uang di dalam toko,” ucap mantan Kapolsek Kuta Utara ini.

Diinterogasi, tersangka Deska mengaku selama sebulan sudah mencuri di 6 TKP Pet Shop. Yakni di Jalan Cargo, Denpasar Barat, di Toko Bahagia di Jalan Mahendradatta, Jalan Gunung Sanghyang Denpasar, Toko Bahagia di Jalan Raya Semer Kuta Utara, Toko Bahagia di Jalan By Pass Ngurah Rai Kedonganan Kuta, dan di Jalan Tukad Bilok nomor 35 Denpasar.

Di enam lokasi tersangka berhasil mencuri monitor dan keyboard computer, HP Samsung, uang tunai jutaan rupiah dan puluhan bungkus makanan anjing. “Tersangka mengaku tidak menjual makanan hewan itu, melainkan untuk pakan hewan peliharaan yang dia urus,” kata mantan Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar ini. (pl/bpn/tim).