JAKARTA, balipuspanews.com – Hasil sementara hitung cepat Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) atau real count KPU RI menunjukkan 9 partai politik peserta Pemilu Serentak 2024 berpotensi lolos ke DPR RI.
Sisanya sebanyak 9 parpol lainnya diprediksi sulit bisa mencapai perolehan suara 4% dari total jumlah suara atau ambang batas lolos parlemen (parlimentary threshold/PT).
Berdasarkan hasil sementara real count KPU RI, hingga pukul 16.00 WIB, Sabtu (17/2/2024), suara yang masuk sudah terdistribusi di 407.010 tempat pemungutan suara (TPS) dari 823.236 TPS yang tersebar di seluruh Indonesia atau 49,44%.
PDI Perjuangan menempati rangking pertama dengan suara terbanyak mencapai 8.403.182 suara (16,43%). Disusul rangking kedua, Partai Golongan Karya (Golkar) sebanyak 7.466.478 suara (14,6%).
Di rangking ketiga Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebanyak 6.492.253 suara (12,69%). Keempat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 5.583.210 suara (10,92%).
Selanjut kelima, Partai Nasional Demokrat (NasDem) sebanyak 4.625.000 suara (9,04%), keenam Partai Keadilan Sejahtera sebanyak 3,854.072 suara (7,54%), ketujuh Partai Demokrat sebanyak 3.792.587 suara (7,42%).
Kemudian kedelapan, Partai Amanat Nasional (PAN) 3.495.065 suara (6,83%) dan kesembilan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak 2.134.175 suara (4,17%).
Kesembilan partai politik tersebut saat ini merupakan partai yang memiliki kursi di DPR untuk periode 2019-2024.
Sedangkan 9 parpol lainnya diprediksi memiliki beban berat untuk dapat memenuhi ambang batas 4% bisa lolos ke Senayan DPR.
9 parpol yang belum tembus mencapai 4% perolehan suara dari jumlah total suara pemilih itu adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang diketuai putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep ini memperoleh sebanyak 1.336.116 suara (2,61%).
Lalu Partai Perindo sebanyak 789.794 suara (1,54%), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora Indonesia) yang dipimpinan Anis Matta dan Fahri Hamzah ini memperoleh sebanyak 665.379 suara (1,3%), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sebanyak 616.463 suara (1,21%).
Disusul, Partai Buruh 544.336 suara (1,06%), Partai Ummat yang didirikan Amien Rais memperoleh sebanyak 414.014 suara (0,81%), Partai Bulan Bintang yang digawangi Yusril Ihza Mahendra memperoleh sebanyak 348.413 suara (0,68%).
Partai Partai Garda Republik Indonesia (Garuda Indonesia) sebanyak 316.286 suara (0,62%) dan terakhir Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). Partai yang diketuai Gede Pasek Suardika ini baru mendulang 267.872 suara (0,52%).
Pemilu 2024 diikuti oleh 24 Partai Politik, 18 Partai Politik di antaranya merupakan peserta pemilu di tingkat Nasional dan 6 Partai diantaranya Partai Lokal peserta pemilu di Provinsi Aceh.
Berikut hasil sementara real count KPU RI hingga pukul 16.00, Kamis (17/2/2024):
9 Partai Penuhi Ambang Batas 4% Suara (Parliamentary Threshold)
1) PDI Perjuangan 8.403.182 suara (16,43%)
2) Partai Golongan Karya (Golkar) 7.466.478 suara (14,6%)
3) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 6.492.253 suara (12,69%) 4) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 5.583.210 suara (10,92%)
5) Partai Nasional Demokrat (NasDem) 4.625.000 suara (9,04%)
6) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 3,854.072 suara (7,54%)
7) Partai Demokrat 3.792.587 suara (7,42%)
8) Partai Amanat Nasional (PAN) 3.495.065 suara (6,83%)
9) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2.134.175 suara (4,17%)
9 Partai Belum Penuhi Ambang Batas 4% Suara (Parliamentry Threshold)
1) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 1.336.116 suara (2,61%)
2) Partai Perindo 789.794 suara (1,54%)
3) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora Indonesia) 665.379 suara (1,3%)
4) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 616.463 suara (1,21%)
5) Partai Buruh 544.336 suara (1,06%)
6) Partai Ummat 414.014 suara (0,81%)
7) Partai Bulan Bintang 348.413 suara (0,68%)
8) Partai Partai Garda Republik Indonesia (Garuda Indonesia) 316.286 suara (0,62%)
9) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 267.872 suara (0,52%).
Penulis : Hardianto
Editor : Oka Suryawan



