BANGLI, balipuspanews.com – Upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel terus digencarkan di Kabupaten Bangli. Komisi Informasi Provinsi Bali bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bangli sebagai PPID Utama melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik, untuk mengukur kinerja layanan informasi di lingkungan badan publik Kabupaten Bangli.
Monev ini bertujuan untuk menilai sejauh mana badan publik menjalankan kewajibannya dalam menyediakan layanan informasi kepada masyarakat secara transparan dan efektif.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali, Dewa Nyoman Suardana, menegaskan bahwa penilaian terhadap PPID bukan sekadar formalitas administratif, melainkan menjadi instrumen penting dalam memotret kondisi nyata keterbukaan informasi publik di masing-masing instansi.
“Hasil penilaian ini menjadi acuan bagi kami untuk memberikan rekomendasi perbaikan, sekaligus menjadi motivasi bagi PPID untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.
Penilaian dilakukan terhadap 15 badan publik, mencakup Perangkat Daerah (PD) dan Desa/Kelurahan di Kabupaten Bangli. Prosesnya menggunakan Self Assessment Questionnaire (SAQ) PPID guna mengukur tingkat kepatuhan dan kinerja PPID dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha, menyampaikan harapan agar penilaian PPID yang dilakukan secara berkala dan transparan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Dengan adanya penilaian PPID yang berkala dan transparan ini, masyarakat akan semakin mudah mengakses informasi publik yang akurat dan relevan, sehingga partisipasi aktif warga dalam proses pembangunan dapat terus meningkat,” ujar Nyoman Murditha dalam sambutannya di Ruang Rapat Krisna, Selasa (29/7/2025).
Kegiatan ini dinilai sebagai langkah penting dalam transformasi layanan informasi publik, sekaligus mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, efektif, dan partisipatif di Kabupaten Bangli.
Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan



