Selasa, Agustus 4, 2026

Pemkab Tabanan Salurkan Bantuan kepada Keluarga Terdampak Pengeroyokan di Batunya dan Korban MD di Buleleng

- Advertisement -
- Advertisement -

TABANAN, balipuspanews.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak peristiwa pengeroyokan di Banjar Juuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. Atas arahan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., turun langsung mengunjungi keluarga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan sosial, Kamis (31/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Dirga didampingi Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Tabanan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, Camat Baturiti, Perbekel Desa Batunya, Bendesa Adat Juuk Legi, serta tokoh masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Banjar Juuk Legi tersebut turut dihadiri masyarakat dan keluarga penerima bantuan. Pada kesempatan itu, Wabup Dirga menyerahkan secara simbolis bantuan berupa santunan uang tunai dan paket sembako kepada keluarga terdampak sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Selanjutnya, Wabup Dirga bersama rombongan mengunjungi Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Kehadiran rombongan disambut keluarga korban bersama perangkat desa setempat. Dalam kesempatan tersebut, bantuan berupa santunan uang tunai dan paket sembako juga diserahkan sebagai wujud empati dan perhatian Pemerintah Kabupaten Tabanan kepada keluarga yang sedang berduka.

BACA :  I Gede Surya Kurniawan Terpilih Pimpin Perpani Badung 2026–2030, Target Rebut Juara Umum Porprov Bali 2027

Dalam sambutannya, Wabup Dirga menyampaikan bahwa sejak awal Pemerintah Kabupaten Tabanan telah melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan Bupati Tabanan serta jajaran Kepolisian Resor Tabanan untuk mencermati perkembangan situasi.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan dukungan moril kepada seluruh pihak yang terdampak.

Wabup Dirga juga mengajak masyarakat tetap tenang serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran agar masyarakat selalu mengedepankan penyelesaian persoalan melalui jalur hukum dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran berharga. Apa pun persoalannya, laporkan kepada pihak yang berwajib. Jangan sampai peristiwa serupa terulang kembali karena dampaknya sangat besar bagi semua pihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Dirga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan di tengah situasi yang berkembang. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersabar, saling memahami, dan bersama-sama memulihkan suasana demi terciptanya kembali keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

BACA :  Sukses Perjuangkan Dana ke Pusat, Pemkab Karangasem Revitalisasi 23 Sekolah Senilai Rp 18 Miliar

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersabar. Titiang bersama pemerintah akan mengusahakan yang terbaik bagi masyarakat, begitu pula bagi semeton yang ada di Sidatapa agar dapat saling memahami keadaan yang sedang dihadapi. Mari kita bersama-sama memulihkan suasana ini, sehingga kerahayuan dan keharmonisan dapat kembali terwujud,” ujar Wabup Dirga.

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular