Pemudik yang Hilang di Tengah Laut Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan pencarian pemudik yang hilang tercebur di laut.
Tim SAR gabungan pencarian pemudik yang hilang tercebur di laut.

JEMBRANA, balipuspanews.com- Upaya pencarian terhadap Hermanto,41, warga Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana yang hilang saat berangkat mudik dengan Sampan pada kamis (28/4/2022) pagi terus dilakukan. Namun hingga Jumat (20/4/2022) sore korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan dari Basarnas, Polair dan TNI AL serta nelayan dilakukan mulai dari sekitar lokasi yang diduga tempat Hermanto tercebur kelaut.

Penyisiran juga dilakukan di sepanjang pantai untuk melacak kemungkinan Hermanto sudah terdampar.

Kepala Kantor Pos Pertolongan dan Pencarian Jembrana, Dewa Jendri mengatakan, pencarian hari ke-2 dilaksanakan dengan menyisir lokasi wal diduga tempat korban tercebur hingga radius sejauh 4 mill.

Upaya pencairan juga terkendala cuaca dimana arus laut sangat deras serta terjadi gelombang tinggi.

Baca Juga :  Kasus Perusakan dan Pembakaran Rumah di Desa Julah Dihentikan

“Sejauh ini kami belum menemukan korban. Pencarian akan terus kami lakukan. Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan,” ujarnya.

Sementara itu Irna Apirlia istri korban mengatakan, tidak memiliki firasat apapun sebelum peristiwa itu. Namun dia merasa aneh saja dimana biasanya mereka mudik naik bus namun tumben suaminya memaksa untuk mengantar anak istrinya mudik naik sampan karena di Gilimanuk terlalu padat arus mudiknya.

Demikian juga persyaratan mudik harus rapid test karena mereka belum vaksin booster.

“Kami baru vaksin ke-II. Kalau vaksin booster harus nunggu jadwal lagi, kami punya sampan kayu biasa dipakai kerja suami saya. Tapi kemarin suami saya minjam sampan fiber temannya dan kami naik dari TPI untuk menuju Muncar,”
ungkapnya.

Baca Juga :  Sekda Adi Arnawa Terima CSR dari BPD Bali

Rencananya setelah mengantar istri dan anaknya ke Muncar naik sampan suaminya balik lagi ke Pengambengan dan menyusul dengan naik sepeda motor.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan