Semarapura,balipuspanews.com- Para pengungsi membuat upakara Babi persiapan hari Raya Galungan pada hari penampahan Galungan di GOR Swecapura, Klungkung, Selasa (31/10).
“Penampahan merupakan satu hari sebelum hari raya Galungan. Kami melaksanakannya dengan memotong hewan berupa babi dan ayam,” Ujar salah seorang pengungsi Ketut Darma.
Menurutnya perayaan tahun ini terasa berbeda karena dirayakan bukan di rumah warga masing-masing tetapi berbaur di pengungsian yang notabene jauh dari kampung halaman.
Kondisi seperti ini ,dan hanya ini yang bisa dilakukan karena keadaan di pengungsian yang penuh kesederhanaan juga dirasakan berbeda dengan perayaan Penampahan Galungan yang biasanya semarak dan penuh kegiatan persiapan ritual agama jika berada dirumah masing masing seperti sebelumnya.
“Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan kami bersama merayakan penampahan bersama-sama dengan pengungsi lainnya di Klungkung ini,” jelasnya .
Bantuan yang diberikan berupa 10 ekor babi dan ratusan ekor ayam yang kemudian diolah dengan pengungsi menjadi sejumlah bahan makanan lawar khas Bali .
Jenis makanan yang biasa dikerjakan saat Hari Penampah Galungan ini yang dibuat seperti lawar atau makanan sayur campur daging, sate tusuk, Be urutan dan berbagai jenis makanan khas dihari Penampahan Galungan ini.
“ Intinya kita bisa merayakan hari Penampahan Galungan secara bersama sama dengan seluruh rekan rekan yang mengungsi disini sehingga beban himpitan sebagai pengungsi bisa kita lupakan untuk sementara sampai Hari Raya Galungan dan Kuningan datang,”bebernya.



