Pelatihan Ogoh ogoh
Ogoh ogoh

DENPASAR, balipuspanews.com -Ogoh-ogoh hasil kreasi anak muda di Banjar Batanyuh di Jalan Imam Bonjol desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, raib dicuri, pada Selasa (10/3/2020) pagi.

Padahal, tanggal 19 Maret nanti petugas dari Kodya Denpasar akan mendatangi setiap Banjar untuk memberikan penilakan terhadap kreasi ogoh-ogoh tersebut.

Sementara dari hasil rekaman CCTV diseputaran Banjar, diketahui pencurinya berjumlah 6 orang. Para pelaku beraksi dengan mengendarai sepeda motor.

“Dari rekaman CCTV, pelaku ada 6 orang. Mereka mengendarai motor kabur membawa ogoh-ogoh kami ke arah selatan,” terang I Kadek Guna Dwipayana selaku Ketua STT, yang ditemui wartawan di Banjar tersebut, Selasa (10/3).

Menurutnya, Bulan Januari 2020, anak anak muda di Banjar Batanyuh membuat 3 buah ogoh-ogoh. Sementara ogoh-ogoh yang dicuri berkarakter Dewa Wisnu dengan tinggi 2 meter dan berat 10 kg.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya terpaksa membuat lagi ogoh-ogoh dan harus cepat selesai dalam waktu dekat. “Tim penilai datang tanggal 19 nanti. Jadi kami harus cepat membuat yang baru paling lama 9 hari,” bebernya.

Hilangnya ogoh-ogoh berawal saat anak-anak muda mengerjakan ogoh-ogoh malam harinya dan selesai pada Selasa (10/3) sekitar pukul 02.00 subuh. Lalu, anak-anak muda banjar kembali ke rumahnya masing-masing.
Diduga kuat, para pelaku sudah merencanakan pencurian tersebut. Begitu anak anak muda pulang, mereka membawa kabur ogoh-ogoh tersebut.

Kadek Guna mengaku heran mengapa yang diambil ogoh-ogoh. Sedangkan di Banjar tersebut banyak perangkat gamelan. Ia pun menduga ada orang-orang yang sengaja melakukan pencurian tersebut.

“Padahal di sini juga ada perangkat gamelan. Tapi malah ogoh-ogoh yang dicuri. Mungkin ada orang yang memang sengaja melakukan ini karena menjelang penilaian dari Kota Denpasar. Kerugian kami sekitar 2 sampai 3 juta,” ujarnya.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek  Polsek Denpasar Barat. Sementara dari keterangan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Yoga Aji Sekar, pihaknya masih menyelidiki laporan pencurian itu. “Sudah dilapor. Kami masih selidiki,” terangnya Selasa (10/3/2020). (PL/BPN/tim)