Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBulelengPenerangan di Panggung Saat Gelaran Pekan Apresiasi Seni Jadi Masukan

Penerangan di Panggung Saat Gelaran Pekan Apresiasi Seni Jadi Masukan

BULELENG, balipuspanews.com – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Buleleng pada tahun ini akan terus menggelar acara Pekan Apresiasi Seni (PAS) sebagai wujud dalam melestarikan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Buleleng.

Namun dalam pelaksanaannya yang terbilang sukses pada tahun sebelumnya ada satu poin masukkan dalam rapat evaluasi PAS yang dilaksanakan beberapa waktu sebelumnya yakni mengenai pembenahan tata lampu atau penerangan di panggung utama.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng I Nyoman Wisandika mengatakan tata lampu atau penerangan di panggung utama menjadi satu-satunya masukan yang diberikan dalam rapat evaluasi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK), Dinas Kominfosanti serta perwakilan dari masing-masing sanggar beberapa waktu lalu.

Kendati demikian masukan itu pun sudah diterima langsung Dinas Lingkungan Hidup sebagai yang memfasilitasi tempat dalam setiap gelaran PAS. Sehingga harapannya untuk kedepan semuanya bisa diatasi demi kenyamanan masyarakat atau penonton yang hadir menyaksikan PAS.

“Hasil evaluasi pelaksanaan PAS hanya itu yang menjadi masukkan dan sudah diterima langsung oleh DLH sebagai penyedia tempat, harapannya hal itu sudah bisa ditangani,” ungkapnya saat ditemui beberapa waktu sebelumnya.

BACA :  Serikat Pekerja PLN Bantu Biaya Pendidikan Siswa Kurang Mampu

Sementara itu, terkait PAS kedepannya, Kadis Wisandika menyebutkan bahwa PAS akan terus dilanjutkan. Apalagi mengingat animo masyarakat dan sanggar yang masih tetap antusias mendaftarkan diri untuk ikut serta tampil dalam panggung Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno itu.

Bahkan berdasarkan data dari google form pendaftaran di Januari sudah terisi. Maka dirinya berharap sanggar/komunitas untuk tahun sekarang tetap menjaga semangatnya mengikuti pagelaran PAS.

Wisandika bahkan mengajak para seniman terutamanya penari (pragina) yang belum mempunyai pengiring tabuh, akan di bantu untuk mengiringi dalam pementasannya.

“Kita akan bantu iringi hal itu semata untuk memberikan ruang kepada anak muda dalam berkesenian dan nantinya akan bisa menjadi modal untuk terus berkarya serta membawa harum seni yang menjadi ciri khas gumi panji sakti,” tegasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular