KARANGASEM, balipuspanews.com – Persaingan memperebutkan predikat ASN Inspiratif Kabupaten Karangasem 2026 semakin ketat. Lima aparatur sipil negara (ASN) terbaik kini memasuki tahap akhir seleksi.
Mereka diuji langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par bersama Sekretaris Daerah I Ketut Sedana Merta di Ruang Rapat Kantor Bupati Karangasem, Senin (2/11/2026).
Tahapan wawancara ini menjadi penentu sebelum pemerintah daerah menetapkan tiga peserta terbaik yang dinilai layak menyandang predikat ASN Inspiratif tahun ini.
Tidak sekadar melihat kemampuan menjalankan tugas kedinasan, proses penilaian juga menggali inovasi, integritas, prestasi, serta kontribusi nyata peserta bagi organisasi dan masyarakat.
Lima ASN yang berhasil menembus tahap akhir tersebut yakni I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi, S.Tr.Kes., M.Kes., dari UPTD Laboratorium Kesehatan; Gede Nanda Dharmastya Utama, S.STP., M.AP., dari BKSDM; I Kadek Dodi Andika Pratama, S.Tr.IP., dari Inspektorat Daerah; Deni Febriana, S.Pd., dari SMP Negeri 2 Amlapura; serta Putu Nityantari, S.Hum., dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.
Bupati Gus Par menegaskan, ASN Inspiratif harus menjadi figur yang mampu menunjukkan keteladanan dalam bekerja. Predikat tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya didasarkan pada kemampuan administratif, tetapi harus dibuktikan melalui kinerja, inovasi, dan dampak positif yang dirasakan lingkungan kerja maupun masyarakat.
“ASN inspiratif itu bukan hanya yang mampu bekerja dengan baik, tetapi juga mampu memberikan contoh, memiliki inovasi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan kerja maupun masyarakat. Karena itu, penilaiannya harus dilakukan secara objektif dan melihat berbagai aspek,” ujar Gus Par.
Ia berharap penghargaan ini tidak berhenti sebagai seremoni atau sekadar pemberian gelar kepada ASN berprestasi. Lebih dari itu, ajang tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan publik.
“Harapan kita, siapa pun yang terpilih nantinya bisa menjadi contoh bagi ASN lainnya. Prestasi satu orang harus bisa menginspirasi yang lain untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Seleksi ASN Inspiratif Karangasem 2026 sendiri merupakan ajang perdana yang digelar untuk memberikan ruang apresiasi kepada ASN dengan kinerja dan kontribusi menonjol. Prosesnya diawali dengan seleksi administrasi melalui aplikasi SIASN BKN yang dikelola BKSDM Kabupaten Karangasem.
Dari total 142 pelamar di lingkungan Pemkab Karangasem, peserta disaring melalui sejumlah tahapan hingga tersisa 10 besar, sebelum akhirnya mengerucut menjadi lima finalis yang mengikuti wawancara akhir.
Dalam tahapan ini, penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari kinerja dan kedisiplinan, prestasi atau penghargaan, inovasi, hingga pengembangan kompetensi. Kemampuan edukasi dan kolaborasi peserta juga menjadi bagian dari pertimbangan untuk melihat sejauh mana mereka mampu memberikan nilai tambah bagi instansi masing-masing.
Untuk menjaga objektivitas, seleksi melibatkan tim penguji dari berbagai unsur, termasuk akademisi, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian bersama Sekda selaku Pejabat yang Berwenang turut melakukan penilaian pada tahap wawancara akhir.
Dari lima finalis tersebut, tiga peserta terbaik akan ditetapkan sebagai ASN Inspiratif Kabupaten Karangasem 2026. Mereka akan menerima penghargaan berupa piagam dan penyematan pin ASN Inspiratif pada momentum peringatan HUT Korpri mendatang.
Melalui ajang ini, Pemkab Karangasem berharap lahir lebih banyak ASN yang tidak hanya disiplin dalam menjalankan kewajiban, tetapi juga berani menghadirkan terobosan, mampu bekerja sama, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebab, pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh orang-orang yang menjalankannya.
Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan



