sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1941 akan disambut meriah oleh seluruh masyarakat Buleleng. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah ogoh-ogoh yang akan diarak, sehari sebelum perayaan Nyepi dimulai, atau saat malam Pengerupukan.

Dari data yang dihimpun Polres Buleleng, jumlah ogoh-ogoh yang bakal diarak oleh masyarakat sebanyak 911 buah. Kegiatan ini pun tak luput dari pengawasan ketat yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan instansi terkait.

Kabag Ops Polres Buleleng,  Kompol I Gede Wali mengatakan, pada Jumat (1/3), pihaknya telah melakukan rapat bersama instansi terkait, mulai dari jajaran Pemkab Buleleng, hingga
Majelis Madya Desa Pakraman dan Yonif Rider 900/SBW. Dari hasil rapat itu, pihaknya meminta kerjasama yang baik, agar hari raya Nyepi dapat berlangsung secara aman dengan situasi yang kondusif.

Dikatakan Kompol Wali, jumlah petugas yang akan dikerahkan pada saat Pengerupukan, sebanyak 686 personel. Lokasi-lokasi rawan pun telah ditetapkan, yakni sebanyak 131 titik.

“Untuk itu diharapkan jajaran Desa adat dapat membantu kami mengerahkan pecalangnya untuk melakukan pengamanan di wilayahnya desa masing-masing sesuai dengan peran dan fungsinya,” katanya.

Sementara, dari Majelis Madya Kabupaten Buleleng imbuh Kompol Wali, juga telah menyampaikan imbauan melalui Majelis Alit Madya, agar saat mengarak ogoh-ogoh, tidak melewati desa adat masing-masing. Ini dilakukan guna menghindari terjadinya permasalah.

“Diharapkan perayaan hari raya suci Nyepi ini tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,  dan agar masing-masing pemangku desa ataupun pimpinan Desa Adat dapat mengajak masyarakatnya melaksanakan penyambutan hari suci nyepi dengan aman dan lancar,” tutup Kompol Wali.

Sebelumnya, Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Buleleng pun telah memberikan sejumlah larangan kepada masyarakat terkait pembuatan ogoh-ogoh. Dimana, ogoh-ogoh yang dibuat, dilarang berwajah tokoh politik dan selebritis serta menggunakan bahan styrofoam. Pun terhadap pengusung ogoh-ogoh, ditekankan untuk berpakaian adat alit, serta tidak diperbolehkan meminum-minuman keras.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here