Penting Bagi Siapa Saja, Sumiasih Berharap Program JKN Terus Berlanjut

- Advertisement -
- Advertisement -

BANGLI, balipuspanews.com– Memasuki usia senja membuat Ni Wayan Wawu Sumiasih,55, merasa menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah sebuah keharusan. Paling tidak sudah ada proteksi diri jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih lagi JKN merupakan program jaminan kesehatan yang memiliki cakupan manfaat yang komprehensif.

Tiga tahun silam, Sumiasih merasa ada yang tidak beres pada organ dalamnya, terutama pada bagian jantung. Ia sering merasa cemas dan jantungnya berdebar tidak wajar, namun saat itu ia masih enggan memeriksakan dirinya ke rumah sakit. Ia menganggap mungkin ia kelelahan karena kesibukannya, hingga akhirnya ia mengalami sakit yang semakin menjadi-jadi.

“Saya merasa demam dan menggigil, jantung saya berdebar, akhirnya saya diajak ke rumah sakit oleh anak saya karena kondisi saya yang semakin menurun. Ini adalah pertama kalinya saya dirawat inap dan menjadi awal saya harus bolak-balik masuk rumah sakit,” ungkap ibu rumah tangga asal Bangli tersebut saat diwawancarai di rumahnya pada Selasa (21/1/2025).

BACA :  Mengakar Budaya, Menjangkau Dunia: Cara SMAN 1 Sukasada Buka Pintu Beasiswa hingga ke China

Momen itu juga menjadi pertama kalinya ia menggunakan JKN untuk menjamin biaya pengobatannya. Sebenarnya ia telah menjadi peserta JKN cukup lama karena didaftarkan oleh menantunya sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 1 bersama suaminya. Suaminya juga menjalani pengobatan berkelanjutan akibat penyakit paru-paru yang dideritanya.

“Pertama saya rawat inap selama enam hari, kemudian setelah itu saya keluar masuk rumah sakit. Dokter mendiagnosis saya mengalami penyakit jantung yang harus diobati secara rutin. Saat itu saya mendapatkan kepastian jaminan dari JKN yang tanpa batas, sebab semua biaya pengobatan dijamin dan saya merasa sangat mudah dalam berobat,” ucap Sumiasih.

Penyakit Sumiasih ternyata sempat kambuh beberapa kali. Setiap merasa kelelahan maka kondisi tubuhnya menjadi drop. Hal tersebut membuatnya lebih sering bertemu dokter di RSUD Bangli.

Beberapa waktu usai berobat, dokter memintanya menjalani pemeriksaan lengkap. Hasilnya menunjukkan bahwa jantung Sumiasih mengalami pembengkakan. Selain harus menjalani pemeriksaan rutin, ia juga harus menjaga pola hidup, pola makan dan mengonsumsi obat rutin.

BACA :  Bupati Badung Tegaskan Program Pembangunan Desa Harus Selaras dengan Kebijakan Kabupaten

“Menurut saya alur pengobatannya tidak sulit seperti yang diberitakan di luar sana. Pelayanan yang saya terima ketika di rumah sakit juga sangat baik. Saya merasa tidak ada bedanya perlakuan terhadap pasien umum maupun peserta JKN,” ucapnya.

Bahkan setelah menderita penyakit jantung, ia kembali mengalami penyakit lain yaitu herpes pada tangannya, namun kali ini ia lebih tenang karena sudah mempunyai pengalaman berobat sebelumnya terutama pengalaman menggunakan JKN.

“Meskipun saya tidak memiliki pengetahuan luas karena sekolah yang terbatas, tetapi saya telah membuktikan jika berobat dengan JKN sangat mudah dan pelayanannya sangat baik. Kini saya harus sering berurusan dengan medis di rumah sakit untuk melanjutkan pengobatan rutin. Namun dengan JKN yang saya punya, saya merasa mendapatkan pengobatan dengan lancar, saya sangat berterima kasih,” ungkapnya.

Satu hal yang saat ini selalu ia jaga adalah keaktifan kepesertaan JKN yang ia miliki. Ia pun menuturkan bahwa ia sering bertanya setiap bulan kepada anaknya apakah sudah membayar iuran JKN atau belum.

BACA :  Kebakaran Gudang Kembang Api, Keluarkan Ledakan Silih Berganti, Bikin Kaget Warga

“Program JKN luar biasa besar manfaatnya. Tentu harapannya ke depan, masyarakat tidak hanya paham mengenai haknya sebagai peserta JKN saja, tapi juga paham bahwa ada kewajiban yang harus dipenuhi. Misalnya, membayar iuran JKN tepat waktu dan mengikuti prosedur berobat yang benar,” ungkapnya. (adv)

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular