Sabtu, Agustus 15, 2026

Penumpang KMP Putri Yasmin Selamat Dievakuasi ke Padangbai, Mengaku Trauma Naik Kapal

- Advertisement -
- Advertisement -

KARANGASEM, balipuspanews.com – Tangis, kepanikan, hingga rasa pasrah bercampur aduk dipikiran penumpang KMP Putri Yasmin yang mengalami kebakaran di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 35 penumpang berhasil dievakuasi dan dibawa menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem.

Salah seorang penumpang, Salmi Wati,24, mengaku masih diliputi rasa trauma setelah mengalami detik-detik mencekam tersebut. Saat kebakaran terjadi.

“Saya trauma dan nggak mau lagi naik kapal saat ini. Jadi saya berencana akan kembali ke Denpasar,” ujarnya.

Detik-detik kejadian, Salmi bersama anaknya yang masih balita tengah tertidur pulas. Ia terbangun setelah mendengar teriakan panik dari para penumpang. Saat membuka mata, asap tebal sudah memenuhi bagian dalam kapal. Dalam kondisi panik, ia langsung menggendong anaknya dan berusaha mengenakan pelampung.

Situasi semakin mencekam ketika api terus membesar. Para penumpang kemudian diminta meninggalkan kapal dan terjun ke laut untuk menyelamatkan diri.

Bagi Salmi, keputusan tersebut menjadi salah satu momen paling menakutkan dalam hidupnya. Sambil menggendong erat anaknya, ia hanya bisa pasrah dan berdoa agar keduanya selamat.

BACA :  Tradisi Safaran Kampung Kusamba dan Kampung Gelgel Perkuat Silaturahmi dan Toleransi di Klungkung

“Saat terjun ke laut saya sudah pasrah dan hanya bisa berdoa saja. Saya pegang erat anak saya saat itu,” ujarnya.

Beberapa menit terombang-ambing di tengah laut, harapan mulai muncul setelah sebuah kapal datang dan melakukan evakuasi terhadap para penumpang. Mereka kemudian dibawa menuju Pelabuhan Padangbai.

Meski demikian, pengalaman tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi Salmi. Ia bahkan mengaku untuk sementara waktu tidak ingin kembali menaiki kapal.

Salmi sendiri awalnya hendak menyeberang menuju Lombok untuk pulang kampung. Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi pengalaman yang tidak akan mudah dilupakannya. Sejumlah barang miliknya, termasuk telepon seluler dan pakaian, juga hilang saat proses penyelamatan.

Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular