JAKARTA, balipuspanews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-68, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) terus memperkuat komitmennya terhadap inisiatif dan strategi berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen ESG melalui berbagai aksi dan kolaborasi termasuk program CSR. Salah satu program CSR yang diadakan adalah program literasi yang berfokus pada pengembangan keterampilan dan self-branding untuk 68 orang penyandang disabilitas.
Sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016, perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit satu persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai, dan dua persen untuk BUMN. Namun, realisasinya masih di bawah ketentuan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan bekal keterampilan agar penyandang disabilitas memiliki peluang dan kesempatan yang setara sehingga dapat mandiri secara ekonomi.
Abdul Hadi, Sustainability Finance Head Danamon, menyatakan, Program CSR ini merupakan wujud nyata dari komitmen Danamon dalam mendukung keberlanjutan sosial dan ekonomi di Indonesia.
“Dengan berkolaborasi bersama Yayasan Sunyi Harapan Indonesia, kami berharap dapat membantu rekan penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan dan untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri rekan-rekan disabilitas agar dapat bersaing di dunia profesional,” kata Abdul Hadi, rilis Sabtu (3/8/2024).
Program-program CSR pada momen hari jadi Danamon Ke-68 ini mencerminkan komitmen Danamon untuk mendukung energi hijau dan pelestarian lingkungan di Indonesia, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Menurut Laporan Indikator Pekerjaan Layak di Indonesia 2022 dari Badan Pusat Statistik (BPS), dari 2.297 juta penyandang disabilitas, hanya 78 juta (3,13%) yang mendapatkan kesempatan bekerja. Survei Angkatan Kerja Nasional 2020 menunjukkan bahwa industri perdagangan, restoran, dan hotel berkontribusi sebesar 21,8% dari total tempat kerja bagi penyandang disabilitas. Sektor Food & Beverage (F&B) memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja penyandang disabilitas karena mayoritas jenis pekerjaan di sektor ini dapat dilakukan oleh penyandang disabilitas dengan berbagai macam kemampuan.
Penulis/editor: Ivan Iskandaria.



