PkM Unwar Sasar Desa Ababi, Karangasem, Lakukan Dua Kegiatan

PKM Universitas Warmadewa memberikan penyuluhan kewirausahaan di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem
PKM Universitas Warmadewa memberikan penyuluhan kewirausahaan di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com-
Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem tak luput dari perhatian perguruan tinggi untuk turut serta dalam peduliannya dan membangun desa melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Seperti yang dilakukan Universitas Warmadewa (Unwar) melakukan kegiatan PKM dengan dua kegiatan yaitu Penyuluhan Kewirausahaan bagi Tim Penggerak PKK dan Pengajaran Bahasa Inggris bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Ababi yang dilaksanakan di SDN 6 Ababi.

Ketua Tim Pengabdian Dr. I Wayan Budiarta, S.S., M.Hum, mengatakan,
kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris bagi masyarakat, khususnya Desa Ababi utamanya anak-anak sekolah dasar.

Sehingga memberikan motivasi untuk berlajar bahasa Inggris dan juga peningkatan jiwa berwirausaha bagi masyarakat sehingga bisa menumbuhkan wirausahawan/wati baru guna menunjang perekonomian di Desa Ababi.

Kata Budiarta, dengan bekal berbahasa Inggris, nantinya secara bertahap dapat mengurangi kertergantungan terhadap sektor pariwisata.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan hari Kamis Tanggal 7 Juli 2022 di Gedung Pertemuan Desa Ababi.

Baca Juga :  Wisatawan Arab Tewas Saat Rafting di Telaga Dwaja

“Kegiatan ini diikuti oleh Tim Penggerak PKK Desa Ababi yang berjumlah sekitar 25 orang,” terang Buduarta didampingi anggota tim pengabdi Dr. Putu Ayu Sita Laksmi, B.Bus., M.Sc

Mewakili Perbekel, Sekretaris Desa Ababi, Ni Nengah Rini menyampaikan rasa terima kasih karena Universitas Warmadewa memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Desa Ababi dengan pelaksanaan kegiatan PKM ini.

“Kami ucapkan terimakasih karena dipilihnya desa kami sebagai lokasi pengabdian oleh Universitas Warmadewa. Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Dan kami harap masyarakat maupun siswa agar serius mengikuti dan memahami materi yang disampaikan,” tegasnya.

Pernyataan senada juga disampaikan Kepala BPD Desa Ababi, Drs. I Made Dipta menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan sebagai wujud kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat Desa Ababi.

Materi penyuluhan kewirausahaan dibawakan oleh Dr. Putu Ayu Sita Laksmi, B.Bus., M.Sc. Adapun materi yang diberikan kepada ibu-ibu Tim Penggerak PKK adalah terkait dengan tujuan berwirausaha, entuk-bentuk kewirausahaan, bagaimana membangun wirausaha baru, bagaimana cara mempromosikan produk dan bagaimana memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan dan mempromosikan usaha.

Baca Juga :  Pensiunan Guru SMP Ternama Ini Sebut JKN Sangat Bermanfaat

Disamping itu, pemateri juga menyampaikan dalam memulai berwirausaha kita tidak boleh takut rugi, misalnya harus berani menyewa stand pameran sehingga usaha lebih cepat di kenal. Lebih jauh disampaikan bahwa memulai usaha tidak harus memiliki modal besar.

“Antusiasme ibu-ibu PKK dalam mengikuti ini sangat luar biasa karena mereka rata-rata sudah memiliki usaha dan mereka secara aktif bertanya terkait bagaimana strategi untuk meningkatkan usaha mereka,” ungkapnya.

Kegiatan Kedua, yaitu pengajaran Bahasa Inggris. dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 16 Juli 2022 bertempat di SDN 6 Ababi.

Siswa yang mendapatkan pengajaran Bahasa Inggris adalah Siswa kelas III sampai kelas V.

Pengajaran Bahasa Inggris diberikan oleh Dr. I Wayan Budiarta, S.S., M.Hum beserta 2 orang mahasiswa Prodi Sastra Inggris Universitas Warmadewa yang merupakan wujud pelibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Update Gempa Cianjur: 3 Jenazah Ditemukan, Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi 321 Orang

Materi yang diberikan lebih ditujukan kepada peningkatan Vocabulary siswa dengan materi tentang fruits dan vegetables dan benda benda di sekitar sekolah.

Siswa -siswa sangat senang mendapatkan pengajaran Bahasa Inggris karena memang siswa-siswa tidak mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris sebagai muatan lokal.

Kepala Sekolah SDN 6 Ababi, I Nengah Astawa berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan karena melihat antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran Bahasa Inggris.

Pengajaran Bahasa Inggris dilaksanakan mulai Bulan Juli sampai September 2022.

“Kami harap kegiatan seperti ini terus berlanjut, tidak hanya sampai disini. Karena dengan adanya kegiatan-kegiatan positif seperti ini tentu akan memberikan edukasi dan pengalaman baru bagi masyarakat kami maupun siswa di SD,” pungkasnya.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan