25.1 C
Denpasar
29/11/2021, 10:43 PM
NasionalJakartaPolitik Uang, DKPP Berhentikan Tetap Penyelenggara Pemilu

Politik Uang, DKPP Berhentikan Tetap Penyelenggara Pemilu

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap penyelenggara pemilu, Musfal selaku Anggota KPU Kabupaten Bungo, dalam sidang pembacaan putusan di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Musfal merupakan Teradu dalam dua perkara, yaitu perkara nomor 43-PKE-DKPP/IV/2020 dan 44-PKE-DKPP/IV/2020.

“Menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu Musfal selaku Anggota KPU Kabupaten Bungo sejak putusan ini dibacakan,” kata Ketua Majelis, Dr. Alfitra Salamm membacakan amar putusan perkara 43-PKE-DKPP/IV/2020 dan 44-PKE-DKPP/IV/2020.

Putusan dari kedua perkara ini dijadikan satu karena memiliki pokok aduan yang sama, yaitu dugaan penerimaan uang dari Calon Anggota Legislatif (caleg) kepada Teradu dengan kompensasi penambahan suara dalam Pemilu 2019.

Dalam sidang pemeriksaan kedua perkara ini, diketahui setidaknya terdapat tiga nama yang diduga memberikan uang kepada Musfal dengan tujuan untuk meningkatkan perolehan suaranya dalam Pemilu 2019, yaitu Ir. H. Ali Calon Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Partai Gerindra, H. Rendhi Zilviando Calon Anggota DPRD Kabupaten Bungo dari Partai Demokrat, dan Mariani Calon Anggota DPRD Kabupaten Bungo dari Partai Hanura.

Ir. H. Ali disebutkan memberi uang kepada Musfal sebesar Rp 300 juta dengan kompensasi penambahan perolehan suara miliknya sebesar 14.000 suara.

Sedangkan H. Rendhi Zilfiando dan Mariani masing-masing memberikan uang kepada Musfal senilai Rp 86 juta dan Rp 120 juta.

Ihwal praktik politik uang ini menjadi viral setelah akun Facebook bernama Afriansyah, yang juga menjadi saksi, menyebarkan foto surat perjanjian pengembalian uang dengan cara mengangsur antara Musfal dengan Ir. H. Ali.

Surat tersebut diteken karena Musfal gagal memenuhi janjinya dalam menambah suara Ir. H. Ali sebesar 14.000 suara.

“Saksi Afriansyah mengaku mendapat surat tersebut dari keponakan Ir. H. Ali,” kata Anggota Majelis, Prof. Teguh Prasetyo saat membacakan pertimbangan putusan.

Dalam sidang pemeriksaan, Ir. H. Ali yang menjadi Saksi menyatakan bahwa Musfal hanya menerima uang senilai Rp 180 juta dari dirinya.

Musfal sendiri membantah dalil tersebut. Menurutnya, surat perjanjian itu terkait dengan pinjaman untuk keperluan usaha yang dibuatnya dengan seseorang bernama Suherman.

Suherman, yang juga hadir sebagai saksi, membenarkan ucapan Musfal. Namun, DKPP menilai keterangan Suherman kurang kuat karena tidak disertai dengan bukti yang relevant.

Di sisi lain, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jambi yang menjadi Pengadu dalam perkara 44-PKE-DKPP/IV/2020, disebut majelis memiliki alat bukti otentik yang dihadirkan dalam sidang, yaitu Berita Acara (BA) Klarifikasi Nomor 05/Hk.06.4-BA/15/Prov/II/2020 tanggal 23 Februari 2020.

BA Klarifikasi itu juga mengungkapkan fakta bahwa Mufsal menerima uang sebesar Rp 120 juta dari Jailani untuk kepentingan Mariani, Rp 86 juta dari Rendhi Zilfiando.

“DKPP menilai tindakan Teradu tidak dapat dibenarkan menurut hukum dan etika penyelenggara pemilu,” jelas Teguh.

DKPP menilai bahwa tindakan Musfal telah dengan sengaja menyalahgunakan wewenang dengan tujuan untuk kepentingan pribadi atas nama jabatan.

Musfal didakwa terbukti melanggar prinsip mandiri dan profesionalitas penyelenggara pemilu sertai melanggar Pasal 6 ayat (2) huruf b juncto Pasal 8 huruf a, huruf b, huruf h dan huruf i; Pasal 15 huruf a dan d serta Pasal 19 huruf f Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

Musfal juga didalilkan telah memberdayakan Anggota PPK untuk kepentingannya yang berpihak pada peserta pemilu, yaitu Ketua PPK Limbur Lubuk Mengkuang, Arfauzi dan Anggota PPK Tanah Sepenggal Lintas.

Dalam sidang pemeriksaan, terungkap Arfauzi diperintah oleh Musfal membawa dan memasang spanduk yang ternyata milik calon Peserta Pemilu tertentu.

“Mengetahui hal tersebut, saksi Arfauzi segera menelepon Teradu menanyakan maksud pemasangan spanduk namun tidak ditanggapi, Teradu justru memerintahkan Arfauzi datang menemuinya di Muara Bungo dan tetap memerintahkan untuk memasang spanduk dengan imbalan uang Rp 5 juta,” ungkap Anggota majelis, Didik Supriyanto.

Sikap dan tindakan Musfal dinilai telah merusak, marwah dan kredibilitas KPU Kabupaten Bungo.

“Sikap Teradu yang memerintahkan Arfauzi memasang alat peraga kampanye secara nyata menunjukkan keberpihakan kepada peserta pemilu yang menghancurkan integritas proses dan hasil Pemilu,” terang Didik.

Musfal pun dianggap terbukti melanggar prinsip profesional sebagaimana diatur dalam Pasal 15 huruf b, c, d, e, f Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. Dengan demikian, dalil aduan para Pengadu Terbukti dan jawaban Teradu tidak meyakinkan DKPP.

Selain itu, Musfal juga didalilkan mendukung Jon calon anggota DPRD Kabupaten Bungo dengan cara memerintahkan anggota PPK Tanah Sepenggal Lintas untuk menambahkan suara.

Fakta ini terungkap dalam sidang pemeriksaan karena para Pengadu mengajukan bukti surat pernyataan atas nama Rozi dan Fauzan selaku anggota PPK Tanah Sepenggal Lintas yang membenarkan sekitar tanggal 20 atau 21 April 2019 ditelpon Teradu yang memerintahkan anggota PPK Tanah Sepenggal Lintas menambah perolehan suara Jon calon Anggota DPRD Kabupaten Bungo.

“Dengan imbalan berupa uang sebagai ucapan terima kasih. Namun perintah Teradu tersebut tidak dilaksanakan,” kata Didik.

DKPP menilai sikap dan tindakan Musfal terbukti menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya memerintahkan PPK Tanah Sepenggal Lintas untuk menambahkan suara Jon calon Anggota DPRD Kabupaten Bungo bertentangan dengan prinsip mandiri.

Teradu terbukti melanggar Pasal 15 huruf a dan d Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. Dengan demikian dalil aduan para Pengadu terbukti dan jawaban Teradu tidak meyakinkan DKPP.

Penulis/Editor : Hardianto/Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
DPRD Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:01
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Member of