Presiden Prabowo Apresiasi Capaian Penerima Manfaat MBG bagi Ibu hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non-PAUD

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025, Jumat (15/08/2025), Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian penerima manfaat Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita Non-PAUD (3B).

“Pagi ini saya mendapat laporan dari Badan Gizi Nasional (BGN) sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui sudah menerima Makan Bergizi Gratis setiap hari,” ungkap Presiden Prabowo.

BGN melaporkan, sebanyak Rp 300 triliun telah digeser untuk hal-hal yang lebih produktif dan langsung bisa dirasakan rakyat banyak seperti MBG.

Sebelumnya Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mendapat amanat khusus dari Presiden RI untuk mendistribusikan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji yang juga hadir pada sidang tersebut bersama Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Pendistribusian MBG 3B menjadi tugas Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari tenaga kesehatan, PKK dan kader KB di lapangan.

BACA :  113 Ribu Warga Alami Gangguan Pernapasan, DPR Desak Pemerintah Jadikan Karhutla Darurat Kesehatan

Ia ikut mengapresiasi TPK yang telah berjuang dan bergeriliya mendistribusikan MBG 3B.

MBG untuk kelompok 3B menjadi salah satu upaya pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menurunkan prevalensi stunting. Di Indonesia diketahui terdapat 19,8% kasus stunting (SSGI 2024). Artinya, dari 10 balita ada dua stunting.

Pencegahan stunting adalah salah satu upaya Pemerintah Indonesia mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas menjadi Generasi Emas Indonesia di 2045.

Kemendukbangga/BKKBN saat ini telah menggerakkan lebih dari 1,2 Juta kader dan relawan keluarga terdiri dari IMP, PKB/PLKB, 600,000 personal TPK Stunting, dan penggerak Kampung KB di seluruh Indonesia. Ini adalah jaringan akar rumput terbesar dalam pembangunan keluarga, yang siap diperkuat dengan inovasi, teknologi, dan pendanaan dari para mitra pembangunan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pidato kenegaraan mengenai Anggaran Tahun 2026, menegaskan komitmennya terhadap program-program unggulan yang langsung dirasakan masyarakat.

Salah satu program prioritas tersebut adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tahun depan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp335 triliun.

BACA :  Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, Ketua DPR Ingatkan Prioritas Pencarian dan Penyelamatan Korban

“MBG ditargetkan mampu menjangkau 82,9 juta siswa, ibu hamil, dan balita untuk mendapatkan asupan gizi optimal melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di seluruh pelosok negeri,” ujar Presiden Prabowo.

Program MBG, bersama dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG), revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan memperkuat ekonomi nasional dari akar rumput.

Selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan SDM masa depan Indonesia, program ini juga diharapkan memberdayakan UMKM, menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru, serta menguatkan peran petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok nasional.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular