Program HATINYA PKK dan P2L Bersinergi, Jaga Ketahanan Pangan

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com –  Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster menyebut tidak jauh berbeda dengan program HATINYA (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) PKK dengan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang digagas Distan Bali, juga merupakan bentuk dukungan dan peran serta ibu-ibu rumah tangga atau kader PKK dalam pembangunan daerah Bali, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Kedua program ini akan bersinergi dan pelaksanaannya saling berdampingan agar sama-sama memiliki manfaat bagi masyarakat secara luas.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri penyerahan bantuan stimulus kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) se-Bali, di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Kamis (6/8).

Putri Koster sangat bangga dan mengapresiasi terbentuk dan aktifnya Kelompok Wanita Tani (KWT) di seluruh Bali yang bersinergi dengan kader PKK di wilayahnya dalam menata lahan pekarangan dan telajakan di rumahnya.

“Di tengah pandemik Covid-19 yang kita tidak tahu sampai kapan akan berakhir, usaha dalam menata pekarangan rumah menjadi halaman yang asri, teratur, indah, nyaman dan bermanfaat menjadi upaya yang sangat meringankan bagi kita semua. Selain memudahkan kita dalam memenuhi kebutuhan pokok khususnya sayur mayur dan bumbu masakan, pengelolaan HATINYA PKK dan P2L juga akan sangat menghemat pengeluaran kita,” ujar Ny Putri Koster.

BACA :  Jurnalis Bali Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Dengan HATINYA PKK dan P2L, maka setiap rumah tangga dipastikan dapat mengatur pengeluaran dengan hemat, mengembalikan selera makan rumahan, yang sebelumnya cenderung menikmati fast food. Namun di masa pandemi, setiap orang terutama anak-anak diajarkan kembali menata pola makan sehat yang diolah langsung oleh tangan ibunya sendiri.

“Perpaduan peranan ibu dan bapak dalam membangun keharmonisan rumah tangga akan mampu meningkatkan imun tubuh untuk jauh dari Covid-19,” imbuh Ny Putri Koster.

Untuk target, Ny Putri Koster mengatakan pihaknya akan berusaha agar Bali pada tahun 2023 mampu menjadi juara umum HKG PKK dengan program unggulan HATINYA PKK, sehingga ke depan ketika wisatawan masuk ke Pulau Dewata mereka akan menikmati taman yang indah di masing-masing telajakan rumah warga.

Selain itu, harapan terbesar Ketua TP PKK Provinsi Bali adalah Bali memiliki maskot bunga di masing- masing kabupaten yang terjejer pada telajakan jalan. Misalnya Tabanan dengan bunga sandatnya.

Dengan adanya dua (2) program yang bersinergi, maka Ny Putri Koster mengharapkan kader PKK dan Kelompok Wanita Tani mampu menjadi pioneer bagi wilayahnya dalam membantu program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA :  Fraksi Golkar DPRD Bali Soroti Belanja dan Pendapatan dalam Perubahan APBD 2026

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ir. IB Wisnuardhana, M.Si, merancang program untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan, terutama telajakan dan pekarangan rumah, berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengalokasikan anggaran APBN dan APBD meluncurkan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Program ini bersinergi dengan HATINYA PKK dalam bidang ketahanan pangan dengan tujuan memanfaatkan lahan kosong yang tidak produktif untuk diolah dengan baik, sehingga menjadi produktif dan memiliki manfaat menumbuhkan kebutuhan pangan sehari-hari.

Wisnuardhana menyebut, jumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) yang terbentuk di 9 kabupaten/kota se-Bali adalah sebanyak 70 dengan anggaran Rp 2,3 miliar, dengan total kegiatan P2L dan stimulus yang diberikan tahun ini adalah 32 Kelompok Wanita Tani penerima stimulus sebesar Rp 15 juta dalam tahap pengembangan lahan dan bibit.

“Hari ini jumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) penerima stimulus sebesar Rp 50 juta dalam tahap penumbuhan bibit dan pengolahan hasil berbahan baku produk pertanian yang dihasilkan sebanyak 38 KWT,” paparnya.

BACA :  Dorong Sport Tourism, Wawali Arya Wibawa Raih Penghargaan Special Recognition Award – Outstanding Leadership in Advancing Sport Tourism in Bali 2026

Bantuan stimulus ini dipergunakan untuk pembuatan pembibitan (agar pelaksanaan P2L bisa berlanjut dan berkesinambungan, sehingga terus tumbuh dan berkelanjutan), pelaksanaan demplot tanaman pada pekarangan jenis bibit bumbu, bibit sayur mayur, bibit buah, dan tanaman lain untuk tanaman pangan kebutuhan sehari hari.

Selain itu bantuan stimulus ini juga bisa digunakan untuk pengadaan peralatan dan bahan untuk pengolahan serta pemasaran hasil berbahan baku produk pertanian yang dihasilkan.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular