KLUNGKUNG, balipuspanews.com – Siapa sangka, di tengah keterbatasan kehidupan yang sangat sederhana pada masa kecilnya, seorang putra asal Nusa Penida mampu mengharumkan nama daerahnya di dunia kedokteran modern.
Kisah perjalanan hidup Dr. I Nyoman Semita, dr., Sp.OT(K)-Spine menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan.
Lahir dan besar di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, dokter spesialis ortopedi konsultan tulang belakang tersebut kini dipercaya memimpin RSUD dr. Soebandi Jember, salah satu rumah sakit rujukan terbesar di wilayah timur Jawa Timur.
Berangkat dari kehidupan sederhana di Nusa Penida, Nyoman Semita menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan lulus pada tahun 1988. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia mengawali pengabdiannya sebagai dokter di kawasan transmigrasi Lampung melalui Program Inpres selama kurang lebih enam tahun.
Pengalaman bertugas di daerah dengan berbagai keterbatasan tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter serta dedikasinya sebagai tenaga kesehatan.
Keinginan untuk terus meningkatkan kompetensi mengantarkannya menempuh pendidikan Spesialis Bedah Orthopaedi di Universitas Airlangga yang diselesaikan pada tahun 1999. Karier akademik dan profesionalnya terus berkembang melalui berbagai pelatihan internasional, di antaranya pelatihan replantasi dan arthroskopi di Singapura pada 1997, Advancement of Orthopaedic di Sapporo, Jepang, pada 2001, serta Advancement of Spine Surgery di Seoul, Korea Selatan, pada 2006.
“Pada tahun 2007, saya berhasil menyelesaikan pendidikan Konsultan Spine di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).
Pendidikan tersebut menjadikannya salah satu dokter ahli tulang belakang yang memiliki kompetensi tinggi di bidangnya.
Tak hanya aktif dalam pelayanan kesehatan, Nyoman Semita juga memiliki dedikasi besar di dunia pendidikan. Sejak tahun 2000, ia menjadi Dokter Pendidik Klinis Fakultas Kedokteran Universitas Jember dan sejak tahun 2007 dipercaya sebagai pendidik klinis Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.
Semangat belajar yang tidak pernah padam juga membawanya meraih gelar Doktor dari Universitas Airlangga pada tahun 2023.
Dalam kehidupan keluarga, Nyoman Semita didampingi istrinya, Dr. Ni Njoman Juliasih, dr., M.Kes, yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya. Pasangan ini dikaruniai dua putra yang juga menorehkan prestasi akademik di tingkat internasional. Putra pertama sedang menempuh pendidikan Subspesialis Intervensi Jantung di Rotterdam, Belanda, sementara putra kedua menjalani pendidikan Magister Teknik Sipil di Denmark.
Selain berkiprah di dunia kesehatan dan pendidikan, Nyoman Semita juga aktif dalam berbagai organisasi. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga Cabang Jember, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Jember, serta Ketua Forum Komunikasi Ilmuwan dan Praktisi Jember.
Puncak perjalanan kariernya datang ketika dipercaya menjadi Direktur RSUD dr. Soebandi Jember sejak tahun 2025. Di bawah kepemimpinannya, rumah sakit tersebut terus bertransformasi melalui pengembangan konsep Green Hospital, Tourism Hospital, pendidikan, penelitian, serta pelayanan subspesialistik guna memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan modern bagi masyarakat Jember dan wilayah timur Jawa Timur.
Bagi Nyoman Semita, keberhasilan bukan ditentukan oleh tempat kelahiran, melainkan oleh keberanian untuk bermimpi, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar.
“Jangan pernah merasa kecil karena berasal dari tempat yang kecil. Karena sering kali, perjalanan yang paling luar biasa berawal dari tempat yang paling sederhana,” pungkasnya.
Penulis : Roni
Editor : Oka Suryawan




