Rakernas I PKN, Pasek Suardika: Kader Harus Loloskan 3 Etape yang Dicanangkan Partai

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) I Gede Pasek Suardika (PKN) saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2022 di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (6/10/2022).(Foto: balipuspanews.com)
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) I Gede Pasek Suardika (PKN) saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2022 di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (6/10/2022).(Foto: balipuspanews.com)

JAKARTA, balipuspanews.com – Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2022 di Hotel Sultan Jakarta, mulai Kamis (6/10/2022).

Ketua Umum DPP PKN I Gede Pasek Suardika dalam amanatnya menekankan kepada sekitar 1.500 kader PKN yang hadir dari seluruh Indonesia untuk meloloskan 3 etape yang sudah dicanangkan partai untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024.

“PKN ingin menuju puncak. Karena ingin menuju puncak, maka jangan turun gunung. Ingat! Kader PKN harus naik gunung ya. Karena menuju puncak adalah menuju kesuksesan. Jadi tiap etape harus selalu naik. Oleh karena itu harus dilewati dengan sebaik-baiknya,” tegas Pasek Suardika.

Rakernas perdana partai yang didirikan sejak 28 Oktober 2021 lalu itu, diselenggarakan sebagai ajang konsolidasi kader di seluruh Indonesia untuk persiapan verifikasi faktual agar dapat ditetapkan KPU sebagai peserta Pemilu 2024.

Baca Juga :  Denpasar Kembali Gelar Parade Gong Kebyar Anak-anak dan Wanita

Menurut Pasek Suardika, sedikitnya ada 3 etape yang sudah dicanangkan partai.

“Timnas sudah canangkan tiga etape. Yaitu etape pertama lolos di Kemenkum dan HAM. Etape kedua lolos di KPU, dan etape ketiga lolos parlemen nasional dan daerah,” ujarnya.

Putra Bali kelahiran Singaraja, Buleleng ini mengingatkan saat ini, PKN sedang berada di etape kedua yaitu menunggu pengumuman lolos verifikasi administrasi oleh KPU pada 14 Oktober 2022 beberapa hari ke depan.

Kemudian, yang paling penting dari etape kedua ini adalah semua kader partai harus dapat memastikan bahwa verifikasi selanjutnya yaitu verifikasi faktual dapat terpenuhi oleh semua tingkatan kepengurusan partai, khususnya 514 kepengurusan PKN di kabupaten/kota.

“Saatnya lah, pimpinan cabang menjaga suara di daerah. Pimpinan daerah juga jaga pimpinan cabangnya. Memastikan, dicek betul sehingga saat verifiksi faktual nanti, semua ada. Semua terlihat. Dan semua nyata adanya,” pesannya.

Baca Juga :  Penentuan Capres KIB Berpengaruh pada Dinamika Peta Politik Nasional

Untuk membantu pengurus di tiap tingkatan dapat memenuhi semua persyaratan yang diberikan KPU saat proses verifikasi faktual, Pasek Suardika menegaskan pengurus pusat akan membantu menyiapkan segala sesuatunya termasuk menyiapkan beberapa perangkat untuk membantu proses verifikasi faktual.

Antara lain, bendera partai, foto Presiden Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin dan perangkat lain yang diperlukan kantor kepengurusan PKN di masing-masing wilayah.

Mantan Anggota DPR RI dari Partai Demokrat ini menjelaskan begitu verifiksi faktual selesai maka KPU telah menetapkan jadwal tahapan penyelenggaraan Pemilu yaitu pengumuman PKN lolos atau tidak sebagai peserta pemilu 2024 pada 14 Desember 2022 mendatang.

“Lalu tanggal 15 Desembernya pengundian nomor urut, maka paling tidak awal tahun depan kita bertemu kembali,” kata Pasek Suardika disambut tepuk riuh peserta Rakernas.

Baca Juga :  DPR RI Sahkan RUU KUHP Menjadi Undang-Undang

Pasek Suardika kembali menekankan bahwa Rakernas dilakukan untuk persiapan verifikasi faktual.

“Dari acara ini, maka semua harus dapat memastikan maksimalkan menjaga persyaratan. Sangat mudah sebenarnya. Kalau kita mau telaten. Kantor harus ada papannya, yang belum pasang papan kita siapin. Ada lambang Burung Garuda Pancasila, foto Presiden Jokowi, bendera. Semua kita siapkan. Tinggal Anda jaga dibawah,” tegasnya.

Rakernas I PKN dimulai pada 6-8 Oktober dan dihadiri sekitar 1.500 kader dari seluruh Indonesia. Untuk pertama kalinya, pimpinan partai ditingkat kabupaten/kota bertemu bersama pengurus di tingkat pusat.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan