Ratusan Personil Siap Amankan Arus Mudik

- Advertisement -
- Advertisement -

JEMBRANA, balipuspanews.com – Untuk mengamankan arus mudik, personil yang ditugaskan sudah siap menempati pos-pos yang ditentukan. Kesiapan tersebut terakhir di cek dengan melaksanakan apel gelar pasukan di Polres Jembrana, Jumat (22/4/2022).

Apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Agung 2022 itu selaku pimpinan apel Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, S.H. yang didampingi oleh Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kegiatan juga dihadiri oleh undangan diantaranya Dandim 1617/Jembrana (diwakili Kasdim), para PJU dan Kapolsek jajaran Polres Jembrana, Dansub Pom IX/32-Negara, Kadis Perhubungan dan Kelautan, Perikanan Jembrana (diwakili Kabid), Kasat Pol PP Kab. Jembrana.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba yang membacakan amanat kapolri menyampaikan, walaupun situasi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada dibawah angka 1 dengan positif dan BOR rumah sakit berada di bawah standar WHO.

Dirinya menegaskan bahwa pandemi ini belum sepenuhnya selesai, ia mengajak untuk harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19 menjelang/pada saat/dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H tahun 2022 sehingga diperlukan langkah-langkah sinergis dengan seluruh stakeholder terkait agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri 1443 H.

BACA :  Garam Tunnel Tak Diminati Pasar, Petani Kusamba Kembali ke Cara Tradisional

“Kita harus menyiapkan masyarakat agar aman dari penularan Covid-19 dengan terus menggelar kegiatan vaksinasi untuk mengejar target pada 30 April 2022 khususnya wilayah Jawa dan Bali mencapai 100% untuk dosis 2 booster 30% dan lansia 70% disertai dengan berbagai upaya pencegahan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 menjelang pada saat dan sesudah Idul Fitri 1443 H 2022 harus dapat dilaksanakan dengan baik dengan melakukan langkah-langkah diantaranya 1) Melakukan himbauan dan mengawasi kedisiplinan masyarakat agar taat terhadap protokol kesehatan 3M,

2) Mendorong pengelola tempat wisata untuk memastikan Aplikasi PeduliLindungi terpasang dan harus benar-benar digunakan jika terdapat pengunjung yang belum divaksin langsung diarahkan ke gerai-gerai vaksin terdekat, jika terdapat pengunjung yang masuk kategori hitam siapkan ruang isolasi sementara sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut,

3) Melaksanakan penjagaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah Idul Fitri di masjid-masjid maupun di lapangan,

4) Mengawasi terpenuhinya persyaratan perjalanan mudik pada berbagai moda transportasi agar masyarakat pengguna moda transportasi terlindung dari bahaya penularan Covid 19,

BACA :  dr. Lula Kamal Tinjau Layanan JKN di RSUD Klungkung, Pastikan Peserta Tak Alami Kendala

5) Melakukan testing, tracing, dan treatment terhadap kasus yang terkonfirmasi Covid 19 bersama Satgas Covid 19, TNI dan pemerintah daerah untuk melakukan isolasi mandiri, isolasi terpusat atau perawatan di rumah sakit rujukan sesuai dengan standar yang ada,

6) Melaksanakan random check swab antigen kepada para pelaku perjalanan dan siapkan pelayanan vaksinasi serta isolasi sementara di Posyandu,

7) Melakukan percepatan program vaksinasi terutama pada Kab./Kota yang belum mencapai target,

8) Melakukan manajemen rekayasa lalu lintas mulai dari contraflow, buka tutup tol, one way, ganjil genap pada jalan tol maupun ruas jalan tertentu saat arus mudik/balik maupun jalan-jalan menuju tempat wisata dan sosialisasi melalui media secara masif sehingga masyarakat dapat mengatur rencana perjalanannya

“Jika langkah-langkah tersebut dapat dilakukan dengan baik, saya yakin arus mudik maupun balik dapat berjalan lancar dan laju penyebaran Covid-19 dapat terkendali oleh karena itu sinergisitas antara pemangku kepentingan harus solid,” jelasnya.

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, menyampaikan Apel Gelar Pasukan untuk mengantisipasi arus mudik lebaran 2022. Untuk personil yang terlibat ada 400 personil gabungan dari Polri, TNI, perhubungan dan instansi terkait lainnya.

BACA :  Komisi III DPR Dukung Proses Hukum Pelaku Eksploitasi Anak Ikut Demo 27 Agustus

“Kita juga sudah menyiapkan pola-pola pengamanan, dimana kita menyiapkan lima titik kantong parkir sekaligus membantu pemeriksaan sehingga nanti di Gilimanuk mudah-mudahan tidak dilakukan pemeriksaan kembali bisa langsung menuju ke kapal,”ucapnya.

Disamping itu, juga sudah menyiapkan alur untuk rekayasa lalulintas untuk kendaraan mudik. Ia menghimbau kepada masyarakat bisa mengikuti alur yang sudah disiapkan, sehingga nanti kelancarannya bisa terselenggara di wilayah Denpasar-Gilimanuk terutama jalur menuju pelabuhan.

“Saya menghimbau kepada semuanya untuk bisa mengikuti aturan, tidak berbarengan mudiknya sudah diatur waktu cuti bersama, jauh – jauh hari sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan tanggal 28 sampai 30 April mohon masyarakat bisa mengatur waktu untuk keluar pulau Bali,” tambahnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular