Sadis!! Imam Menebas Kepala, Casper Menebas Dada dan Tangan Pratu Mataram

- Advertisement -
- Advertisement -

Singaraja-balipuspanews.com – Dandim 1609/Buleleng, Letkol. Inf Slamet Winarko, membenarkan terjadinya penangkapan pelaku-pelaku penganiayaan salah seorang anggota TNI.

Menurut Dandim Winarko, semua orang berhak membantu Kepolisian, untuk menangkap atau mengamankan para pelaku kejahatan. Selanjutnya, Casper akan diserahkan ke Polres Buleleng untuk proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, pengakuan mengejutkan diungkapkan oleh Dandim 1609/Buleleng, Letkol. Inf Slamet Winarko ketika ditemui di ruang kerjanya.

BERITA TERKAIT:

Letkol Winarko mengatakan bahwa jumlah pelaku yang melakukan kekerasan terhadap anggota Detasemen Markas (Denma) Kodam IX/Udayana Pratu Gede Arya Yasa Mataram (37) itu sejatinya berjumlah 5 orang.

Mereka adalah Wayan Agus Asrom (30), Imam Anwar (20), Khoiruman Nawawi (23), Busairi alias Casper (38), dan Agus Junaidi alias Juna.

“Kepala korban ditebas tersangka Imam. Kemudian Casper menebas dada dan tangan korban. Sedangkan Agus, Khoiruman dan Juna bertugas mengeroyok korban. Hingga akhirnya korban kewalahan, dan langsung membuka covernya dengan mengatakan kalau dia (korban) merupakan anggota TNI. Setelah mengetahui cover korban, para tersangka langusng kabur. Ya ini ada unsur pengeroyokan,” jelasnya.

BACA :  Perlu Basis DTSEN Representatif dan Afirmasi di Daerah 3T

Disinggung terkait motif dari aksi penebasan ini, Letkol Winarko mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Namun pihaknya menduga bila kelima tersangka itu nekat menebas korban lantaran tersingung dengan pertanyaan korban terkait sosok Sofi, yang notabenenya adalah mantan anggota TNI asal Desa Pegayaman.

“Belum jelas motifnya apa. Yang jelas saat menebas korban mereka dalam keadaan sadar (tidak dalam pengaruh alkohol). Untuk barang bukti belum kami dapatkan, ini masih dalam proses pendalaman di mana mereka sembunyikan pedangnya itu,” tutupnya.

Biodata Pelaku:

1. Wayan Agus Asrom (30) Pekerjaan Sopir. Asal Desa Pegayaman. Ditangkap Jumat 21 Juli 2017.

2. Imam Anwar (20) Siswa di SMK Paramita. Asal Desa Pegayaman. Ditangkap 21 Juli 2017.

3. Khoiruman Nawawi, (23) Pekerjaan wiraswasta. Asal Desa Pegayaman. Ditangkap 22 Juli 2017.

4. Buzaeri alias Casper, (38) Residivis, empat kali keluar masuk penjara. Asal Desa Pegayaman. Ditangkap 24 Juli 2017 pagi.

5. Agus Junaedi alias Juna. Pekerjaan swasta. Asal Desa Pegayaman. Ditangkap 24 Juli 2017 sore.

BACA :  Jurnalis Bali Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular