Satpol PP Gianyar Tertibkan 50 Gepeng di Ubud Selama Sepekan, Pengawasan Diperkuat CCTV

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar terus menggencarkan penertiban gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan wisata Ubud. Dalam kurun waktu sepekan pada Mei 2026, sebanyak 50 orang gepeng berhasil diamankan dari sejumlah titik di kawasan tersebut.

Kepala Satpol PP Gianyar, Putu Yudanegara, mengatakan penertiban terbaru dilakukan pada Minggu (10/5/2026) dengan menerjunkan personel Regu 4 yang dipimpin Kepala Seksi Operasi Satpol PP Gianyar.
Dalam operasi tersebut, petugas menjangkau tujuh orang gepeng di kawasan selatan ruko Bank Mandiri Ubud.

“Pengambilan gepeng di selatan ruko Bank Mandiri berjumlah tujuh orang,” ujar Putu Yudanegara, Rabu (13/5/2026).

Tujuh orang yang diamankan terdiri atas dua perempuan dewasa, satu laki-laki dewasa, dua anak laki-laki, dan dua anak perempuan.

Menurut Putu Yudanegara, proses penertiban berjalan kondusif tanpa hambatan di lapangan.

“Selama kegiatan berjalan aman dan lancar,” katanya.

Ia mengungkapkan, jumlah gepeng yang diamankan di wilayah Ubud sepanjang Mei 2026 terus bertambah. Berdasarkan data Satpol PP Gianyar, pada 3 Mei petugas mengamankan empat orang, kemudian 20 orang pada 4 Mei, delapan orang pada 5 Mei, serta 11 orang pada operasi malam tanggal 6 Mei.

BACA :  Bupati Badung Bagikan Helm kepada Pelajar SMAN 2 Abiansemal, Dorong Tertib Berlalu Lintas

Sementara itu, pada penertiban 10 Mei, kembali diamankan tujuh orang sehingga total keseluruhan mencapai 50 orang dalam waktu satu minggu.

“Pas 50 orang satu minggu,” ujar Putu Yudanegara.

Meski penertiban rutin dilakukan, keberadaan gepeng di kawasan pariwisata Ubud masih terus bermunculan. Kondisi ini menjadi perhatian Satpol PP Gianyar karena dinilai dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan dan citra kawasan wisata internasional tersebut.

Untuk memperkuat pengawasan, Satpol PP Gianyar kini memanfaatkan sistem kamera pengawas atau CCTV yang terintegrasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gianyar.

Dengan dukungan pengawasan digital tersebut, petugas diharapkan dapat bergerak lebih cepat dalam melakukan penjangkauan dan penertiban di titik-titik rawan aktivitas gepeng di Ubud.

“Kami terus melakukan pemantauan bersama melalui CCTV agar penanganan bisa lebih cepat dan efektif,” kata Putu Yudanegara.

Pemerintah Kabupaten Gianyar juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak memberikan uang secara langsung kepada gepeng di kawasan wisata, melainkan menyalurkannya melalui lembaga sosial resmi guna menekan keberadaan gepeng di ruang publik.

BACA :  Petugas Kebersihan Temukan Orok di Sungai Shortcut, Jenis Kelamin Laki-laki

Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular