Sekda Buka Bimtek Aplikasi SRIKANDI

- Advertisement -
- Advertisement -

BADUNG, balipuspanews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang terus berupaya melakukan pemutakhiran dalam tata kelola arsip.

Apresiasi itu disampaikannya dalam sambutan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pendampingan penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Hotel Kutabex, Selasa (26/3/2024).

Bimtek yang berlangsung hingga Rabu (27/3/2024) melibatkan perwakilan pejabat struktural dan fungsional bidang kearsipan di lingkungan Pemprov dan Kabupaten/Kota se-Bali.

Lebih jauh Sekda Dewa Indra menyampaikan, apa yang diupayakan ANRI adalah sesuatu yang sangat baik sehingga patut diapresiasi.

“Sejauh yang saya ikuti, ANRI telah memberikan banyak sekali dukungan kepada Pemerintah Daerah dalam meningkatkan tata kelola arsip,” ujarnya.

Ditambahkan olehnya, berbagai program yang dilaksanakan ANRI bertujuan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bidang kearsipan sejalan dengan kemajuan di bidang IT. Salah satu aplikasi yang terus disempurnakan adalah SRIKANDI dan saat ini sudah meluncurkan versi 3.

Selaku pejabat tertinggi di struktur birokrasi Pemprov Bali, Sekda Dewa Indra konsen mencermati perkembangan di bidang kearsipan. Ia mengikuti aplikasi SRIKANDI dari awal kemunculannya hingga dikenalkannya versi 3.

BACA :  Penertiban Gelandangan dan Pengemis Kembali Digencarkan di Denpasar

“Saya selalu hadir pada pengenalan versi 1, 2 hingga menuju 3. Pembaharuan ini dilakukan ANRI untuk mewujudkan tata kelola arsip yang makin modern mengikuti perkembangan IT,” ungkapnya.

Dari pengamatannya, pada versi 3, ANRI telah berhasil menjawab keterbatasan pembubuhan tanda tangan elektronik.

“Di versi 1 dan 2 itu kendalanya pada tanda tangan yang dibatasi hanya satu. Nah, versi 3 sudah mengakomodir tanda tangan lebih dari satu pihak,” urainya.

Dewa Indra menilai, ini merupakan penyempurnaan yang penting karena beberapa surat membutuhkan validasi lebih dari satu pihak.

“Misalnya pada surat kerja sama yang membutuhkan tanda tangan elektronik lebih dari satu orang, versi 3 ini telah di-upgrade sehingga mampu menjawab kebutuhan itu,” imbuhnya.

Mencermati berbagai terobosan yang telah dilakukan, sudah sepatutnya semua pihak memberi apresiasi pada ANRI. Menurut Dewa Indra, apresiasi bisa ditunjukkan melalui keseriusan dalam mengikuti Bimtek.

Setelah mengikuti Bimtek ini, ia berharap aplikasi SRIKANDI versi 3 dapat diterapkan sepenuhnya dalam tata kelola kearsipan Pemprov dan Kabupaten/Kota se-Bali.

Sementara itu, Ketua Tim Pembinaan Kearsipan Wilayah Timur I ANRI, Prihatni Wuryatmini menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Sekda Dewa Indra. Lebih jauh ia menerangkan, pemutakhiran tata kelola arsip terus dilakukan ANRI seiring dengan pesatnya kemajuan IT.

BACA :  Terserempet Bus, Pengendara Yamaha FI Meregang Nyawa

Lebih dari itu, adopsi kemajuan IT di bidang kearsipan merupakan bagian penting dari implementasi Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular