JEMBRANA, balipuspanews.com– Anggota Satpol PP Pemkab Jembrana, Rabu (26/7/2023) siang harus kucing-kucingan dengan gerombolan anak punk. Saat akan diamankan di perempatan Taman Makam Pahlawan Negara mereka berusaha kabur masuk ke pasar.
Setelah mendapat laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan kehadiran gerombolan anak punk dijalanan, anggota Satpol PP Jembrana langsung menuju ke perempatan taman Makam Pahlawan di lingkungan Pendem, Kecamatan/Kabupaten Jembrana.
Tahu ada Satpol PP datang, mereka langsung lari berhanbutan menyelematkan diri. Mereka lari kearah selatan dan masuk ke pasar Negara.
“Saat akan kami amankan mereka lari berhamburan sampai masuk kedalam Pasar Umum Negara,” ujar Kasat Pol PP Pemkab Jembrana, I Made Leo Agus Jaya.
Akhirnya sebanyak 8 orang anak punk yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 2 orang perempuan berhasil diamankan dan dibawa ke kantor Satpol PP Jembrana.
Saat didata mereka berasal dari bwrbagai daerah di Jawa seperti Sumedang, Garut dan Cirebon serta Cilacap. Usia mereka ada yang baru 14 tahun dan yang tertua 25 tahun.
“Usia mereka rata-rata belasan tahun. Mereka bisa masuk Bali dengan menumpang truk di Ketapang,” jelasnya.
Karena tidak membawa identitas lengkap dan bekal yang cukup setelah diberikan pembinaan, ke 8 anak punk yang bertujuan berlibur ke Pantai Kuta itu akan dipulangkan ke daerah asalnya.
Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan



