14/08/2020, 10:32 AM
Beranda Bali Jembrana Setelah Dikarantina, Dusun Munduk Mecaru

Setelah Dikarantina, Dusun Munduk Mecaru

NEGARA, balipuspanews.com – Krama desa adat Kaliakah Kangin, desa Kaliakah, kecamatan Negara, Minggu (2/8) menggelar upacara Pecaruan. Upacara Buta yadnya Langkah niskala itu dilaksanakan untuk membersihkan desa secara niskala agar terhindar dari malapetaka dan wabah penyakit.

Bendesa Pekraman Darma Kerthi desa Kaliakah Kangin, I Putu Suarka mengatakan upacara Pecaruan Pemarisuda Jagat Kali Senggara, ini dilaksanakan, setelah desa kaliakah menjalani karantina wilayah yang berakhir, pada Kamis (16/7) lalu.

Karantina wilayah yang diberlakukan oleh gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Jembrana karena ada warga banjar Munduk yang tertular virus covid-19 dari transmisi lokal dan setelah menjalani perawatan mereka semuanya sembuh.

Pihak desa adat bersama tokoh masyarakat kemudian memohon petunjuk ke Sulinggih. Atas petunjuk para sulinggih dan para tokoh-tokoh desa yang didasari Lontar Ronggo Segoro, kemudian disepakati mengelar upacara pecaruan ini.

“Berdasarkan petunjuk para Sulinggih sesuai Lontar Ronggo Segoro, sehingga terlaksana upacara Pecaruan Pemarisuda Jagat Kali Senggara ini,” ujarnya.

Upacara pecaruan yang dipusatkan di catis pata (perempatan) desa itu dipuput sulinggih yakni, Ida Nabe Diana Parama Santika dari Grya Giri Sari, dusun Munduk, Ida Sulinggih Rastra Guna Wibawa, Grya Amerta Kumuma, Banjar Ceking serta Ida Sri dari Grya Pande Wesi Tatasan desa Kaliakah.

“Setelah pecaruan di Catus Pata ini akan dilanjutkan ke setiap KK krama,” ungkapnya.

Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang hadir bersama Asisten I, I Nengah Ledang, Camat Negara, I Wayan Andhy Anjasmara serta Perbekel, I Made Bagiarta, mengatakan, selain upaya sekala dengan mematuhi protokol kesehatan, apresiasi diberikan kepada masyarakat banjar Munduk dalam penanganan Covid-19 yang dilakukan secara niskala.

“Melalui yadnya kali ini yakni, pecaruan pemarisudha jagat kali senggara kita sama sama berharap krama desa kaliakah terhindar dari malapetaka/wabah,” ungkapnya.

Wabup Kembang juga menyampaikan apresiasi kepada warga banjar Munduk yang selama menjalani karantina mandiri di rumahnya masing taat dan mematuhi protokol kesehatan.

“Selama menjalani karantina mandiri di rumah warga sangat disiplin sehingga hasilnya sangat memuaskan diman sampai saat ini tidak ada lagi warga yang dinyatakan positif Covid-19. Bahkan, kita (Jembrana) mendapat predikat terbaik di Indonesia dalam penanganan Covid-19. Kami sangat bangga kepada seluruh warga banjar Munduk ini,” ujarnya.

Penulis : Anom

Editor : Oka Suryawan

Menghilang dari Rumah, Korban Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai

GIANYAR, balipuspanews.com - Sempat hilang dari rumah, Ni Ketut Dani,49, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai Subak Sudimara, Lingkungan Sema, Kelurahan Bitera,...

Status Tersangka, Ribuan Orang Tanda-tangan Petisi Bebaskan Jerinx SID yang Ditahan di Polda Bali

DENPASAR, balipuspanews.com - Penahanan pengebuk drum Superman Is Dead Gede Ari Astina alias Jetinx SID di Polda Bali menggoncangkan dunia maya. Ribuan orang menandatangi...