BADUNG, balipuspanews.com – Panasnya eskalasi politik setelah putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 mendatang mendapat perhatian khusus dari Ketua DPD Golkar Badung I Wayan Suyasa. Menurut Suyasa, hajatan politik lima tahunan ini merupakan suatu hak yang diberikan kepada masyarakat untuk berdemokrasi.
“Tiang kira masyarakat sudah pintar dan memiliki suatu intelektualitas dalam Pemilu 2024. Tentunya, gaung demokrasi ini, harapan tiang, pertama jangan dipakai ajang untuk saling kompetisi tidak sehat, apalagi tiang dengar sekarang ini, mohon maaf ketidakpuasan ada buzer-buzer ataupun suatu komen- komen saling menyerang,” kata Wayan Suyasa di sela verifikasi Lapangan Desa Wisata Taman Beji Paluh, di Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (4/11/2023).
Politikus beringin asal desa Penarungan yang dikenal royal itu mengajak semua pihak untuk berkompetisi secara sehat. Baginya, ketiga pasangan Capres- cawapres yang telah didaftarkan ke KPU adalah calon terbaik dari Parpol pengusungnya.
“Ketiga pasangan adalah kader-kader dan tokoh-tokoh terbaik secara nasional. Tentunya, dalam hajatan politik, menang kalah itu sudah pasti. Karena presidennya adalah satu pasangan dengan wakil presiden, berarti dari tiga pasangan itu, pasti ada satu pasangan yang menang dan tentunya dua pasangan belum beruntung, untuk memimpin bangsa ini,” terangnya.
Khususnya di wilayah Bali dan lebih spesifiknya lagi di Kabupaten Badung, pihaknya dari Partai Golkar, apapun konsekuensi instruksi partai, yang jelas Partai Golkar Kabupaten Badung mendukung penuh Prabowo-Gibran, karena politik adalah top down dari pusat ke bawah.
“Tentunya kami akan tunggu, karena proses penetapannya belum, tentunya kami akan selalu tegak lurus dengan partai yang ada di pusat,” paparnya.
Ditambahkan politikus yang juga wakil ketua DPRD Badung ini, di wilayah masing-masing provinsi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Gabungan Partai Politik pendukung Prabowo-Gibran yang sudah memilih tim pemenangan yang bakal diajak untuk membantu, mengkoordinir Pemenangan Prabowo-Gibran.
“Hari Minggu, ada undangan dari jelas Partai Gerindra, karena skala prioritas sedang hangat pak Prabowo adalah simbolis Partai Gerindra. Beliau yang memberikan undangan kepada kita partai koalisi untuk bertemu untuk membentuk tim pemenangan dalam Gabungan Parpol yang mendukung Prabowo-Gibran untuk me-manage perjuangan di Kabupaten Badung,” tambahnya.
Mengenai target suara di Bumi Keris, Wayan Suyasa menjawab diplomatis.
“Kami bicara Badung kami tetap berjuang apapun hasilnya, sekali lagi maksimal kami akan melakukan perintah partai,” ucapnya
Dirinya menyebutkan akan berjuang bersama sama dalam Pilpres yang bersamaan dengan Pileg nanti
“Saya yakini memang dalam situasi sekarang, kita belum maksimal bisa di Kabupaten Badung tapi grade presentasenya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh lawan kita, misalnya mau menang di Bali 95 persen, itu bagi saya nonsense, saya guarantee itu,” ucapnya
Menurutnya, paling tidak berada di angka 60 hingga 40 persen di Bali karena situasional. Namun dengan adanya pergerakan dari partai, diyakininya kondisi ke depan akan mampu lebih baik.
Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan



