Stok Oksigen di Buleleng Kembali Menipis

Ilustrasi oksigen
Ilustrasi oksigen

BULELENG, balipuspanews.com – Melonjaknya pasien terkonfirmasi terpapar Covid-19 di Kabupaten Buleleng diduga menjadi salah satu hal yang tidak bisa lepas mempengaruhi jumlah stok oksigen dibeberapa rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta. Sehingga saat ini ketersediaan stok ini kembali menjadi salah satu fokus utama.

Bahkan menurut informasi dilapangan yang telah diterima di RSUD Buleleng saat ini stok ketersediaan oksigen sangat terbatas. Bahkan, stok-nya hanya cukup untuk satu hari kedepan terhitung sejak Selasa (3/8/2021).

Akan tetapi RSUD Buleleng tetap mengupayakan agar ketersediaan oksigen tetap terjaga.

Dirut RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD yang berhasil dikonfirmasi tidak menampik terkait stok ketersediaan oksigen di rumah sakit milik Pemkab Buleleng ini sangat terbatas dan hanya cukup hingga Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 02.00 WITA dini hari.

Baca Juga :  Kembangkan Sektor Pariwisata di Desa, Bupati Tekankan Soal Kolaborasi

“Dari samator sudah mengupayakan jatah 35 tabung agar sebelum jam 2 dini hari tiba, sehingga bisa sampai sekitar 5 jam berikutnya,” terangnya.

Sedangkan disisi lain, pengawasan pasokan ketersediaan oksigen di Buleleng secara menyeluruh hingga kini terus dilakukan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja, namun pengawasan secara teknis oleh Kejari Singaraja, tidak sampai menyentuh rumah sakit swasta, melainkan hanya ke rumah sakit pemerintah.

Hal itupun dibenarkan Kasi Intel yang juga Humas Kejari Buleleng, Anak Agung Ngurah Jayalantara yang menyampaikan bahwa saat ini pengawasan yang dilakukan Kejaksaan ini untuk bisa memastikan ketersediaan oksigen di Buleleng aman, namun pengawasam secara teknis hanya menyentuh rumah sakit pemerintah.

Baca Juga :  Lomba Sepeda Hias Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Tabanan

Sedangkan rumah sakit swasta, pihak Kejaksaan tidak memiliki kapasitas untuk ikut mengawasi.

“Suplai oksigen kan dari Denpasar. Mekanisme, kalau di RSUD kosong, maka melapor ke Provinsi, mereka suplai. Kalau rumah sakit swasta (pengawasan), kami tidak. Kami awasi kan rumah sakit pemerintah, karena ada MoU (dengan penyuplay oksigen),” paparnya.

Sementara itu, dari hasil koordinasi dengan RSUD Buleleng hingga kini diakuinya untuk persediaan liquid oksigen memang kosong. Dan yang ada hanya stok oksigen bentuk tabung.

“Hasil koordinasi sudah kami sarankan, segera dikoordinasikan ke Satgas Oksigen di Provinsi untuk suplai. Kami juga sudah koordinasi dengan Provinsi, agar persediaan oksigen di Buleleng aman,” tutupnya.

Baca Juga :  Menyambut HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Warga Kali Unda Gelar Lomba Dayung

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan