Support Peningkatan Pelayanan RS Mangusada, Komisi IV DPRD Badung Keluarkan 12 Rekomendasi

- Advertisement -
- Advertisement -

BADUNG, balipuspanews.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan dengan menetapkan 12 rekomendasi strategis bagi Rumah Sakit Mangusada Badung.

Rekomendasi tersebut dihasilkan dalam rapat kerja yang membahas laporan layanan rumah sakit serta kebutuhan alat kesehatan penunjang, yang digelar di Ruang Sidang Gosana II, Sekretariat DPRD Puspem Badung, Kamis (8/1/2026).

Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Badung menekankan perlunya strategi pelayanan yang terarah dan berkelanjutan agar RS Mangusada mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat.

Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana, didampingi anggota Komisi IV yakni Putu Parwata, I Made Suwardhana, Nyoman Sudana, Wayan Joni Pergawa, dan Ni Luh Putu Sekarini.

Rapat juga menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung Made Padma Puspita, Direktur RS Mangusada Wayan Darta, Dewan Pengawas dan Tim Perumus RS Mangusada, serta para dokter spesialis.

Usai rapat, Graha Wicaksana menjelaskan bahwa rapat kerja tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai masukan masyarakat yang menitipkan harapan kepada DPRD agar pelayanan di RS Mangusada dapat menjadi lebih baik dan optimal.

BACA :  ‎KPU Buleleng dan Dinas PMD PPKB Perkuat Sinergi Data Pemilih dan Coktas 2026

“RS Mangusada merupakan potret pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Ketika pelayanannya atau sumber dayanya tidak baik, maka hal itu akan berdampak pada menurunnya tingkat kebahagiaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Badung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan bersifat mandatori dan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup dan kebahagiaan masyarakat, khususnya di Kabupaten Badung.

“Kami sangat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Badung melengkapi layanan yang menjadi prioritas, yakni KJSU (kanker, jantung, stroke, dan uro-nefrologi) serta ibu dan anak. Ini merupakan pelayanan dasar yang menjadi skala prioritas nasional. Harapannya, layanan prioritas ini dipenuhi terlebih dahulu sebelum mengembangkan layanan lainnya,” tegasnya.

Graha juga menyampaikan bahwa tingkat kunjungan pasien ke RS Mangusada berkisar antara 700 hingga 1.000 orang per hari. Tingginya jumlah kunjungan tersebut berdampak pada keterbatasan peralatan medis, bahkan beberapa di antaranya dinilai sudah tertinggal atau tidak lagi memadai.

“Kita memiliki sumber daya manusia yang bagus, dokter jantung yang diakui, begitu juga ahli kanker. Namun, keluhan yang disampaikan lebih kepada keterbatasan sarana dan prasarana. Ini yang kami harapkan dapat menjadi prioritas bagi Direktur RS Mangusada dan Dewan Pengawas melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, khususnya untuk layanan kanker, jantung, stroke, uro-nefrologi, serta ibu dan anak,” tandasnya.

BACA :  Purbaya Dicopot dari Menteri Keuangan, Digantikan Suahasil Nazara

Adapun 12 rekomendasi yang ditetapkan Komisi IV DPRD Badung meliputi:
1.Menetapkan layanan KJSU (kanker, jantung, stroke, dan uro-nefrologi) serta KIA (kesehatan ibu dan anak) sebagai prioritas, serta memperbaiki instalasi gawat darurat sebagai layanan unggulan RS Mangusada Badung; 2.Meningkatkan kecepatan dan kepastian pelayanan melalui penerapan sistem pelayanan cepat pada kasus gawat darurat dan jantung akut; 3.Memperkuat mutu klinis dan keselamatan pasien dengan memastikan kepatuhan terhadap SOP dan standar pelayanan medis; 4.Menerapkan monitoring rutin terhadap key performance indicator sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan manajerial; 5.Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan dan pemberian penghargaan berbasis kinerja; 6. Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi layanan guna meningkatkan efisiensi serta kemudahan akses bagi pasien; 7.Memperkuat jejaring kerja sama dan sistem rujukan dengan fasilitas kesehatan dan institusi terkait; 8.Memperbaiki mutu pelayanan RS Mangusada secara menyeluruh; 9.Melakukan penguatan terhadap sumber daya manusia yang sudah ada sesuai dengan kompetensi masing-masing; 10.Mewujudkan tata kelola manajemen rumah sakit yang baik; 11.Mengusulkan kebutuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan sesuai layanan prioritas berdasarkan rencana strategis bisnis RS Mangusada periode Januari hingga Maret 2026; 12. Berkomitmen melayani masyarakat dengan sepenuh hati sesuai standar mutu pelayanan.

BACA :  Jurnalis Bali Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Dengan pelaksanaan rekomendasi tersebut secara konsisten dan berkelanjutan, RS Mangusada Badung diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat daya saing, serta menjadi rumah sakit rujukan yang cepat, berkualitas, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Badung.

Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular