Gianyar, balipuspanews.com- Selain diisi apel bersama, peringatan hari jadi Kota Gianyar ke – 247, Kamis ( 19/4) 2018 malam, puncak peringatan dimeriahkan pementasan tarian kolosal dari sanggar seni Bona. 500 seniman mulai dari kalangan anak- anak hingga dewasa menjadi bagian perhelatan seni yang mengambil judul Api Nirmala tersebut.
Judul tersebut diambil dari wiracerita Ramayana yang mengisahkan api jumawa raja Alengka Rahwana. Diceritakan, Anoman abdi setia raja Ayodaya Rama Dewa membumi hanguskan kota alengka dengan api yang menyala diekornya. Api juga mengisahkan pembuktian kesucian Dewi Sita yang tetap setia kepada Rama meski banyak godaan dari Rahwana.
Sebelum pementasan tarian kolosal tersebut, malam puncak diawali dengan pementasan pastisipasi tim kesenian Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menampilkan garapan berjudul “Panji Karsa Ginarsih”. Dalam garapan tersebut, Tim Kesenian DIY menampilakan kolaborasi antara seni local Bali dengan kesenian DIY. Para seniman DIY tampak begitu luwes memperagakan bebera jenis tarian Bali yang dipadupadankan dengan kesenian DIY.
Acara juga dimeriahkan penampilan anak- anak Bali Kumara empat generasi lewat olah vocal yang mempuni. Ikut juga memerihkan bintang pop Bali seperti Bayu KW, Widi Widiana, Dek Uli dkk.
Penjabat (Pj) Bupati Gianyar I Ketut Rochineng, mengatakan, bahwa potensi seni di Kabupaten Gianyar sangatlah besar. Sesuai dengan tema yakni “Gianyar Sebagai Inspirasi Pelestarian Budaya Bali”, peringatan Hari Jadi ke-247 Kota Gianyar diharapkan dapat menjadi wahana bagi pengembangan dan pelestarian seni dan budaya Bali yang adiluhung. Disamping itu, juga untuk mengakomodir berbagai kegiatan yang berkembang dan diminati masyarakat.
Di akhir pementasan, Pj Bupati Gianyar, I Ketut Rochineng didampingi Wakil Ketua DPRD, I Ketut Jata, Sekdakab Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya serta pimpinan Sanggar Paripurna Bona, I Made Sidia melakukan peluncuran kembang api semakin menambah kesemarakan peringatan hari jadi Kota Gianyar. rls/bpn/tim



