BULELENG, balipuspanews.com – Berbeda dengan tema-tema pameran pembangunan sebelumnya. Buleleng Development Festival (BDF) 2023 lebih mengusung pelayanan publik dan mendongkrak UMKM untuk naik kelas dan Angkringan kekinian untuk meningkatkan prekonomian sekaligus promosi dunia usaha yang ada di Kabupaten Buleleng.
PJ Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana yang membuka acara yang akan berlangsung selama 10 hari ini menyampaikan ada tiga konsep thematik yang berbeda, pertama adalah Buleleng expo dengan menyajikan miniatur Mall Pelayanan Publik (MPP) yang direncanakan selesai di tahun ini dengan konsep pelayanan publik baik dengan sistem yang terintegrasi oleh instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng maupun instansi vertikal sehingga masyarakat cukup ke satu tempat untuk.
Lalu Taman Pendidikan Digital (TPD) dan hasil peran dari OPD dan binaannya dalam pembangunan yang dilaksanakan. Konsep kedua yakni UMKM naik kelas, dimana yang mengakomodir UMKM dan Kuliner untuk difasilitasi dalam BDF kali ini, karena UMKM merupakan salah satu faktor penggerak perekonomian di Buleleng sehingga Buleleng lebih maju.
Sehingga sesuai tag line “Bukakak” (Buleleng Kaya Karya Kreatif) Pj. Lihadnyana berharap mampu melahirkan karya kreatif kebanggaan masyarakat Buleleng.
Lalu konsep Angkringan Festival yang menyajikan angkringan kekinian yang digandrungi kaum milenial.
“Sinergi dan kolaborasi ini kita integrasikan dalam wadah perhelatan BDF untuk menyemarakkan dan memeriahkan HUT ke-78 RI,” imbuhnya usai membuka acara yang akan digelar dari 15 sampai 24 Agustus 2023 di Lapangan Bhuana Patra Singaraja.
Disisi lain, Ketua Panitia Tetap HUT ke- 78 Republik Indonesia Kabupaten Buleleng Putu Karuna menyebutkan dalam memperingati HUT ke-78 RI Tahun 2023 ini mengutamakan pelayanan kepada masyarakat melalui miniatur Mall pelayanan Publik (MPP) dan memfasilitasi UMKM untuk mempromosikan usahanya melalui thematik UMKM naik kelas, memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat melalui Taman Pendidikan Digital (TPD) dalam thematik pameran expo dan serta thematik Angkringan Festival untuk mendorong pengusaha angkringan dapat bergeliat dalam menunjang perekonomian di Kabupaten Buleleng.
Selain 3 konsep thematik, BDF 2023 juga menyuguhkan hiburan-hiburan dan pertunjukan seni budaya diantaranya guest star Band lolot dan Bagus Wirata, pertunjukkan seni tari dan kesenian tabuh juga band-band lokal tidak kalah dalam menghibur masyarakat Buleleng selama 10 hari ke depan.
Selain BDF, lanjut Plt. Asisten 1 dalam memperingati dan memeriahkan HUT ke-78 RI juga ada kegiatan pokok diantaranya pembagian 6 ribu lebih bendera kepada masyarakat, jalan santai, tatap muka veteran, upacara pemberian remisi di Lapas Singaraja, renungan suci, pawai obor, upacara peringatan detik-detik Proklamasi dan upacara penurunan bendera.
”Jalan santai yang telah dilakukan hari Minggu lalu melibatkan ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat, ini menandakan wujud dan peran serta masyarakat dalam memperingati dan memeriahkan HUT ke-78 RI Tahun 2023 masih sangat tinggi,” ungkapnya.
Selain kegiatan pokok, Pemkab Buleleng juga menyelenggarakan Pasar Tani dan Vaksinasi Rabies masal, lomba eSport, Drone, Mural, kehumasan,lomba gerak jalan 8 km tingkat SD dan SMP, juga Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB).
”Sejumlah lomba kami juga selenggarakan, baik yang sudah berlangsung maupun yang sedang berlangsung saat ini, lomba ini bertujuan untuk menciptakan, mendorong Buleleng kaya karya kreatifitas (Bukakak),” tegasnya.
Dengan segala agenda yang digelar dalam memperingati HUT ke-78 RI diharapkan dapat merefleksikan semangat masyarakat Kabupaten Buleleng untuk terus melanjutkan perjuangan dan pembangunan sesuai tema peringatan yaitu “Melaju Bersama Buleleng Maju” yang sangat sesuai dengan tema HUT ke-78 Ri yaitu “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



