Pengelola Vokasi Akutasi Pajak Ida I Dewa Ayu Manik Sastri (paling kiri), Wakil Rektor I, I Nyoman Kaca, Ketua tim Pengembangan tim Vikasi, Pariutama Westra, Rektor Unwar I Dewa Putu Widjana, Warek II, Ni Putu Pertamawati.
Pengelola Vokasi Akutasi Pajak Ida I Dewa Ayu Manik Sastri (paling kiri), Wakil Rektor I, I Nyoman Kaca, Ketua tim Pengembangan tim Vikasi, Pariutama Westra, Rektor Unwar I Dewa Putu Widjana, Warek II, Ni Putu Pertamawati.
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR TIMUR, balipuspanews.com
Univesitas Warmadewa tak henti-hentinya melakukan terobosan untuk menjawab permintaan dan  tantangan global terhadap lulusan yang ahli dibidang perpajakan. Tingginya permintaan pasar kerja terhadap tenaga akuntan mahir perpajakan, mendorong Universitas Warmadewa (Unwar) mendirikan Prodi Vokasi Akuntansi Perpajakan.

Tahun ini Unwar membuka dua program studi vokasi baru, untuk memenuhi pasar kerja di lapangan. Dua program studi vokasi itu adalah Sistem Informasi Akuntansi dan Akuntansi Perpajakan, kata Rektor Unwar, Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park kepada awak media saat ditemui di kampus setempat, Rabu (19/6).

Kedua prodi tersebut diklaim sebagai prodi pertama di Bali yang kelahirannya memang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja di era Industri 4.0. Dijelaskan, saat ini program vokasi memang sedang dibutuhkan oleh masyarakat. Program vokasi akan mencetak lulusan yang siap kerja dan cepat diserap didunia kerja. Disamping memberikan skill yang lebih mendalam dibandingkan pendidikan akademis murni.

“Dalam pembelajarannya kita terapkan 70 persen praktik dan hanya 30 teori. Skill inilah yang akan dibutuhkan saat bekerja. Inilah yang mendorong pemerintah saat ini lebih gencar membuka prodi-prodi vokasi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama,  Pengelola Prodi Vokasi Unwar, Ida I Dewa Ayu Manik Sastri, S.E., M.Si., Ak.CA mengungkapkan, untuk memberikan pengalaman kerja yang lebih nyata, proses belajar-mengajar di prodi tersebut juga akan melibatkan konsultan-konsultan pajak di Bali. Para mahasiswa juga diberikan ruang untuk praktik di kantor-kantor konsultan yang berjejaring dengan Unwar.

“Di Prodi Akuntansi Perpajakan Unwar, mahasiswa bisa langsung dapat sertifikat konsultan pajak. Dosen-dosen yang mengajar nantinya adalah kalangan profesional yang berada di bawah Ikatan Konsuktan Pajak Indonesia. Kami juga bekerjasama dengan Kanwil DJP Bali (Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bali, red),” jelas wanita yang juga menjabat Sekretaris Satuan Pengawas Internal (SPI) Unwar tersebut.

Ia menuturkan, awal mula pendirian prodi tersebut memang didorong tingginya permintaan pasar yang luas dan tidak bisa diakomodir oleh lulusan S1.

“Perpajakan dan akuntansi dibutuhkan oleh instansi Pemerintahan  maupun perusahaan swasta, bank. Dulu, ketika kita hanya mengandalkan Prodi S1 Akuntansi, permintaan itu tidak bisa dipenuhi, sehingga kami membuka program ini,” ungkap Manik menambahkan Pendidikan Vokasi Akutansi Perpajakan hanya ditempuh empat tahun atau DIV.

Untuk diketahui, pendaftaran mahasiswa baru di tahun pertama ini, menyediakan dua kelas sebanyak 80 orang yang akan diterima, yang sudah diserbu pendaftar.

Beberapa kemudahan juga diberikan bagi yang mendaftar diprodi ini yaitu berupa potongan terhadap biaya diawal, lebih murah dibandingkan dengan prodi S1. (bud/bpn/tim).