Tingkatkan Pangsa Pasar, Akademisi Unwar Dorong Pengerajin Perak Sukawati Terapkan Mobile Marketing E-Commerce

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Penerapan mobile marketing seperti lapak e-commerce bisa dimanfaatkan pengerajin perak di Kecamatan Sukawati, Gianyar untuk mengoptimalkan pemasaran sehingga bisa menghindari ketergantungan terhadap investor atau tengkulak. Aplikasi tersebut juga diharapkan bisa meningkatkan laba bagi pengerajin perak.

“Dalam situasi persaingan yang sangat ketat ini umumnya pengerajin belum pernah memanfaatkan informasi yang berbasis teknologi sehubungan dengan trend model kerajinan perak sesuai dengan kebutuhan pasar atau permintaan konsumen,” kata Akademisi Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa (Unwar) I Gede Nyoman Carlos Wiswanatha. Mada., S.E., M.M di sela-sela kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Sukawati, pada Sabtu (13/5/2023).

Carlos menyampaikan, selama ini pengerajin masih menggunakan sistem pemasaran tradisional. Pengrajin perak masih menggunakan kebiasaan lama yang dilakukan oleh para pelaku UKM dikawasan sentra industri tersebut, yaitu sangat bergantung kepada investor/tengkulak yang berasal dari beberapa daerah wilayah pemasarannya.

“Pengerajin belum memiliki pangsa pasar sendiri, order yang dikerjakan umumnya berasal dari investor kerajinan yang memiliki akses pasar dan link pasar property mancanegara,” ujarnya.

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

Ia menegaskan, dampaknya investor/tengkulak akan menentukan desain dan cara pembayaran yang akan dilakukan dalam transaksi jual beli.

Pengerajin dalam hal ini tidak mempunyai kemampuan nilai tawar pada saat tengkulak sudah mematok harga maupun sistem pembayarannya.

Hasil akhirnya itu persentase keuntungan justru lebih besar diterima oleh pihak tengkulak dari pada pengerajin, karena selama ini tengkulak bebas dalam mempermainkan harga.

Penulis/Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular