Truk dan Motor Terjun Ke Jurang, Tukang Banten Bersaudara Dilarikan ke RS

- Advertisement -
- Advertisement -

KARANGASEM, balipuspanews.com – Tukang banten (serati) bersaudara, Ni Kadek R,53, dan kakaknya Ni Wayan S,57, asal Banjar Dinas Pateh, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem dilarikan ke rumah sakit usai mengalami kecelakaan di jalur simpang tiga jalan Gajah Mada Barat sebelah timur Jembatan Tukad Sangsang, pada Minggu (21/7/2024) siang.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, keduanya diduga dalam perjalanan pulang menuju Bajar Dinas Pateh dengan mengendarai sepeda motor vario DK 5472 TP usai membeli keperluan upakara untuk persiapan upacara ngaben di Banjar Dinas Pateh.

Nasib naas dialami keduanya saat melintas di lokasi kejadian, dimana dari arah berlawanan (timur) melaju truk muat pasir coral DK 8325 VD yang dikemudikan oleh AD asal Singaraja. Tabrakan seketika terjadi dengan posisi sebelah kanan as jalan dari arah barat (Selat).

Dua bersaudara terkapar di aspal sedangkan truk beserta sepeda motor terseret terjun ke dalam jurang disisi timur jembatan Tukad Sangsang.

“Ini menantu saya yang bawa motor, kemungkinan tadi habis belanja keperluan ditempat ngaben karena disana dia ngayah sebagai tukang bantennya,” kata mertua korban, I Nengah Arko di lokasi kejadian.

BACA :  Bupati Badung Apresiasi Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026

Sementara itu, Kapolsek Selat, AKP Dewa Gede Ariana mengatakan, dugaan sementara pengemudi truk tidak memberikan prioritas kepada pengendara sepeda motor yang datang dari arah berlawanan sehingga terjadi tabrakan, dengan titik tabrak berada sebelah kanan as jalan dari arah Barat (Selat), setelah terjadi tabrakan sepeda motor terseret truk dan terjun ke dalam jurang.

“Lokasi kejadiannya di jalan raya Simpang Tiga Gajah Mada Barat, tepatnya di Banjar Dinas Pesangkan, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem. Untuk korban, dua orang pengendara motor dirujuk ke RS Balimed sedangkan sopir truk dirawat di Puskesmas Selat,” terang Ariana.

Di pihak lain, berdasarkan pengakuan sopir truk, AD saat ditemui wartawan di Puskesmas Selat mengaku bahwa saat kejadian ia tak bisa menghindar lantaran sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan memotong jalan dengan jarak yang cukup dekat.

Menurutnya, saat terjadi benturan, pengendara sepeda motor beserta boncengannya seketika jatuh ke aspal, saat itu AD langsung banting setir ke arah kiri untuk menghindarkan laju truknya dari kedua pemotor yang sudah terkapar tersebut hingga akhirnya truk hanya menyeret sepeda motor dan jatuh ke dalam jurang.

BACA :  Pemkab Klungkung Dorong Percepatan Infrastruktur Pembangunan Jalan Lingkar Nusa Penida

“Waktu itu saya langsung banting setir ke kiri untuk menghindari pengendara sepeda motor yang jatuh posisinya tepat didepan truk dan akhirnya terjun ke jurang,” kata AD saat dirawat di Puskesmas Selat.

Penulis: Gede Suartawan

Editor: Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular