Selasa, Februari 27, 2024
BerandaDenpasarUniversitas Warmadewa Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Warmadewa Kukuhkan Dua Guru Besar

DENPASAR, balipuspanews.com – Universitas Warmadewa (Unwar) mengukuhkan dua guru besar sebagai guru besar tetap Warmadewa yaitu Prof. Dr. Ir. Yohanes Parlindungan Situmeang M.Si dan Prof. Dr. I Made Sara, SE., M.P, Selasa (18/7/2023) bertempat di Auditorium Widya Sabha Utama.

Bertambahnya dua guru besar merupakan guru besar ke 19 dan 20. Sehingga Unwar genap memiliki sebanyak 22 guru besar yang bakal menggerakkan sistem akademik dan mencetak sumber daya manusia unggul.

Rektor Unwar Prof. Dr. Ir I Gde Suranaya Pandit, MP., menyampaikan dengan pengukuhan dua guru besar di Unwar ini mampu semakin bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Termasuk juga, lanjut dia, hasil penelitian dan juga publikasi bakal terindek internasional. Pihaknya juga mendorong, para dosen Unwar yang telah memiliki persyaratan agar segera meraih guru besar.

“Guru besar merupakan jabatan bergengsi dan paling tinggi bagi dosen. Untuk itu saya harap dengan lahirnya guru-guru besar lainnya, mampu mewujudkan visi Unwar unggul dan berdaya saing internasional dapat diraih dalam jangka waktu yang tidak lama,” harapnya.

BACA :  Padukan Budaya Tionghoa dan Bali , Ritual Imlek 2575 Digelar di Kawasan Heritage Jalan Gajah Mada

Dalam kesempatan sama, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengucapkan selamat kepada dua guru besar yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Warmadewa.

Pihaknya menilai capain ini adalah capaian yang membanggakan bagi Universitas Warmadewa dan penanda proses akademik Unwar bejalan dengan baik serta meningkatnya SDM baik dari sisi akademik maupun jabatan.

Wisnumurti juga berharap agar dosen-dosen lain segera menyusul agar mampu meraih jabatan akademik tertinggi. Tak cukup sampai di sini, dirinya yakin pada tahun 2023 ini akan ada tambahan-tambahan profesor baru di bidang ilmu lain.

“Prediksi saya, akan ada dua profesor baru pada akhir tahun 2023 nanti. Astungkara bisa kita wujudkan, sehingga tahun 2023 ada 22 guru besar,” pungkasnya.

Prof. Yohanes Ir. Yohanes Parlindungan Situmeang berharap, ke depan, dosen-dosen Unwar bisa mengikuti jejak saya untuk mengurus guru besarnya. Oleh karena itu, perlu semangat dalam menjalankan aktivitas Tri Dharmanya, yang akan menjadi persyaratan pengurusan guru besarnya agar segera dapat dilaksanakan.

BACA :  Tuntaskan Perbaikan Jalan, Nusa Penida Digelontor Dana Sebesar Rp 56 M

“Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan sesama dosen di Warmadewa dan seluruh sivitas akademika di Universitas Warmadewa yang telah mendukung saya selama ini, sehingga Warmadewa ke depan akan lebih jaya lagi,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Prof. I Made Sara, bahwa dengan dikukuh dirinya dan Profm Yohanes menjadi pemicu bagi dosen yang sudah memiliki gelar Doktor untuk mengikuti jejaknya menjadi Guru Besar Tetap Unwar.

Sebab, semakin banyak lahir guru besar tetap akan menjadi fundamen bagi prodi, fakultas, bahkan universitas menuju Unwar yang unggul.

Apalagi, lanjut Prof Sare, persaingan dalam merebut dunia kerja saat ini semakin ketat. Sehingga, Unwar harus terus membangun SDM sesuai dengan tuntutan cita-cita Unwar menuju unggul. Sebab, tanpa SDM yang unggul, mustahil untuk mencapai cita-cita Unwar yang unggul.

“Semoga tercapai cita-cita Unwar yang luhur, yaitu menjadikan manusia yang unggul dan berguna bagi Nusa dan Bangsa,” harapnya memungkasi.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular