25.8 C
Denpasar
19/09/2021, 6:39 AM
NasionalJakartaWacana Menambah Masa Jabatan Presiden karena Pandemi, MPR Tegaskan Harus Cerminkan Kehendak...

Wacana Menambah Masa Jabatan Presiden karena Pandemi, MPR Tegaskan Harus Cerminkan Kehendak Rakyat

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Pandemi Covid-19 memunculkan wacana memundurkan penyelenggaran Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 yang berdampak pada kemungkinan diperpanjangnya atau menambah masa jabatan presiden dari 5 tahun menjadi 7 tahun.

Di sisi lain, konstitusi UUD NRI 1945 telah mengamanatkan atau mengunci masa jabatan presiden bahwa masa periode kepemimpinan presiden dan wakil presiden adalah selama tahun tahun sekali yang dapat dipilih kembali.

Oleh karena itu, menurut Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid (Gus Jazil), wacana memundurkan agenda Pilpres 2024 yang disertai menambah masa jabatan presiden harus berdasarkan kehendak rakyat yang direpresentasikan oleh MPR RI yang di dalamnya terdiri dari DPR dan DPD RI.

Penegasan disampaikan Jazilul Fawaid dalam diskusi 4 Pilar MPR RI dengan tema ‘Refleksi 76 Tahun MPR Sebagai Rumah Kebangsaan Pengawal Ideologi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat’ di Ruang Media Center, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/8/2021).

Gus Jazil mengungkapkan apabila bercermin dari penundaan penyelenggaraan Pilkada 2020 yang agendanya dimundurkan karena pandemi Covid-19 maka bisa saja ditempuh melalui mekanisme diterbitkannya peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) karena penyelenggaraan pilkada diatur oleh UU.

Tetapi, kalau agenda Pilpres yang aturannya dikunci oleh UUD NRI 1945 maka diakuinya hingga saat ini belum diperoleh jalur prosedur dan mekanisme yang akan ditempuh. Oleh karena itu, MPR yang memiliki kewenangan mengamandemen UUD 1945 tetap berpegang pada konstitusi yang ada.

“Kami tetap taat kepada konstitusi yang ada, bahwa MPR itu adalah daulat rakyat. Di situ ada 2 kama. Yaitu 1 kamar DPD dan 1 kamar DPR yang itu semuanya dipilih berdasarkan kehendak rakyat,” ujarnya.

Oleh karena itu, apa yang dilakukan oleh MPR apabila memang harud dilakukan amandemen UUd 1945 maka harus mencerminkan kehendak rakyat.

“Apakah amandemen sebagai kewenangan tertingginya, itu harus mencerminkan kehendak rakyat,” tegasnya.

Menurut Wakil Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, jika tidak sambung antara kehendak rakyat dengan apa yang dilakukan oleh MPR, maka akan terjadi masalah.

“Oleh sebab itu mari kita wujudkan kehendak rakyat ini sesuai dengan konstitusi dan demokrasi yang kita punya,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid menyampaikan harapannya berkaitan dengan refleksi keberadaan MPR yang didirikan sejak 76 tahun tahun lalu.

“Intinya bahwa kita membutuhkan sebuah rumah kebangsaan, yang menempatkan kesejahteraan dan kedaulatan rakyat itu di atas kepentingan koalisi atau apapun itu,” kata Anwar.

Oleh karena itu, ia sependapat jika MPR harus menjadi pengawal kedaulatan rakyat. MPR sebagai rumah kebangsaan harus menempatkan kehendak rakyat dalam menjalankan kewenangannya.

“Itulah cerminan kedaulatan rakyat, karena MPR bisa mengangkat Prsiden dan wakil Prsiden, kemudian kewenangan-kewenangan yang begitu banyak diberikan,” imbuh Anwar.

Pengamat Politik Ujang Komaruddin mengingatkan agar berhati-hati apabila MPR RI akan melakukan amandemen UUD 1945 dengan agenda mengubah masa jabatan presiden dari 5 tahun menjadi 7 tahun.

“Hati-hati dengan amandemen, kalau amandemen dipaksakan, menambah masa jabatan presiden, misalnya dari 3 periode gitu, ini hati-hati berhadapan dengan rakyat dan mahasiswa. Kita harus hati-hati jangan sampai chaos,” ingat Ujang.

Ujang juga mencermati dinamika politik yang ada di saat berkaitan dengan petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) yang menghadap ke Istana Negara menemui Presiden Joko Widodo belum lama ini.

“Kalau misalnya nanti, ada indikasi 80% kekuatan koalisi pemerintah di parlemen, dengan masuknya PAN itu, tahu-tahu menyusupkan pasal tentang masa jabatan presiden, hati-hati. Saya katakan, ini berbahaya,” tegasnya.

Oleh karena itu, Ujang mengatakan MPR yang hari ini menjadi pengawal demokrasi harus menjaga agar amandemen jangan sampai kecolongan. Ia juga mempertanyakan mengapa partai-partai itu diam terkait persoalan ini.

“Apakah tidak ada yang berani mengkritik? Kemarin ketika pertemuan (pimpinan sejumlah partai politik) dengan Pak Jokowi juga, isinya puja-puji tidak ada ada saran, kritik terhadap penanganan kontek penanganan Pandemi, ini juga bahaya,” ujarnya.

Ujang menegaskan persoalan kebangsaan tidak bisa dengan puja-puji, tetapi justru disertai kritik yang konstruktif, dengan gagasan yang baik, dan mengembangkan hal-hal yang baik dari masyarakat.

“Sekali lagi terkait dengan amandemen hati-hati, gawangnya ada di MPR. Jadi mesti menyikapinya dengan bijak, dengan baik, Kalau itu dipaksakan, bisa jadi ini akan menjadi chaos di kemudian hari,” tegasnya.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Member of