Wawali Arya Wibawa Buka Turnamen Tenis Meja MPUK Denpasar

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com -Turnamen tenis meja MPUK beregu antar umat beragama di Kota Denpasar secara resmi digelar di GOR PTMSI, Kawasan Graha Yowana Suci.

Turnamen yang digelar sebagai ajang silaturahmi umat beragama ini diikuti 33 tim dari seluruh pecinta olahraga tenis meja di Denpasar dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Wawali Arya Wibawa menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol nyata dari semangat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman.

“Olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama, budaya, maupun suku,” ujarnya.

Ia berharap kedepan turnamen ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi kegiatan serupa di wilayah lainnya.

Suasana penuh keakraban dan semangat sportivitas terasa kental sejak awal acara. Masing-masing tim yang berasal dari berbagai latar belakang keagamaan menunjukkan kesiapan dan semangat yang tinggi untuk bersaing secara sehat dalam turnamen ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama semakin mengakar di masyarakat Denpasar. Turnamen tenis meja ini tidak hanya menjadi ajang mencari prestasi, tetapi juga ruang mempererat hubungan sosial demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis di Bali yang kaya akan keberagaman.

BACA :  Komisi III DPR Dukung Proses Hukum Pelaku Eksploitasi Anak Ikut Demo 27 Agustus

“Dengan digelarnya turnamen ini kami berharap dapat memberi wadah untuk penghobi tenis meja serta mempererat tali silahturahmi seluruh umat beragama di Denpasar,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia Turnamen Tenis Meja MPUK yang juga sebagai Ketua MPUK Denpasar, Pendeta Candra Sulistio saat ditemui mengatakan, pelaksanaan turnamen tenis meja beregu antar umat beragama di Denpasar ini dalam rangka mempererat tali persaudaraan.

Dijelaskan, turnamen ini diikuti oleh 33 tim yang berasal dari berbagai komunitas dan denominasi agama di seluruh Denpasar. Para peserta terdiri dari kalangan muda hingga dewasa, yang sebelumnya telah mendaftar melalui panitia penyelenggara.

“Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama sehari dengan format sistem gugur yang menjanjikan persaingan sengit namun sportif,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Wali Kota Denpasar serta partisipasi aktif warga masyarakat menambah semarak acara pembukaan. Turnamen ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat harmoni dan solidaritas antar umat beragama di Denpasar.

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular