Wimbakara Sketsa Ogoh-Ogoh Gianyar 2026, Ajang Lahirkan Seniman Muda Berbakat

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Kreativitas generasi muda kembali mendapat panggung melalui Wimbakara Sketsa Ogoh-Ogoh dan Tapel yang digelar di Balai Budaya Gianyar, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Pekan Budaya Gianyar I ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan bagi lahirnya seniman ogoh-ogoh masa depan.

Sebanyak 50 peserta, baik individu maupun sekaa teruna, ambil bagian dalam wimbakara ini. Mereka menampilkan karya tapel ogoh-ogoh dengan beragam karakter, mulai dari ekspresi garang, nuansa mistis, hingga sentuhan satir yang dikemas dengan detail artistik dan kekuatan visual yang menonjol.

Deretan karya yang dipamerkan menunjukkan kualitas yang tidak main-main. Setiap tapel menghadirkan detail anatomi yang kuat, permainan ekspresi wajah yang hidup, serta karakter visual khas Gianyar yang semakin matang. Hal ini sekaligus menegaskan identitas seni ogoh-ogoh Gianyar yang dikenal memiliki ciri khas tersendiri.

Ketua panitia, I Putu Ramartha Oka Sukarsa, mengatakan bahwa wimbakara ini dirancang sebagai wadah pembibitan seniman muda, khususnya di bidang seni ogoh-ogoh.

BACA :  Komisi III DPR Dukung Proses Hukum Pelaku Eksploitasi Anak Ikut Demo 27 Agustus

“Ini bukan sekadar lomba, tetapi proses melahirkan kreator baru. Gianyar sudah memiliki gaya ogoh-ogoh yang khas, dan itu harus dijaga serta dikembangkan oleh generasi muda,” ujarnya.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari Mang Egik, Gus Aji Ceng, dan Gus Kokax. Aspek yang dinilai meliputi kreativitas, karakter tapel, serta kekuatan visual dari setiap karya. Dari proses tersebut, sepuluh karya terbaik akan dipilih untuk ditampilkan pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun Kota Gianyar.

Seluruh karya peserta masih dipamerkan di Balai Budaya Gianyar hingga Kamis (9/4/2026), memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung perkembangan seni ogoh-ogoh. Pameran ini juga menjadi daya tarik tersendiri sekaligus bentuk apresiasi terhadap karya para seniman muda.

Lebih dari sekadar kompetisi, Wimbakara Sketsa dan Tapel Ogoh-Ogoh ini menjadi bukti bahwa regenerasi seniman di Gianyar terus berjalan. Melalui karya-karya yang semakin inovatif, detail, dan berkarakter, semangat pelestarian budaya lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Penulis: Ketut Catur
Editor: Oka Suryawan

BACA :  Pasar Mentigi Nusa Penida Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung pada 2027
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular