JEMBRANA, balipuspanews.com– Jika umat Muslim pulang kampung (mudik) saat Lebaran, warga non Muslim justru meninggalkan kampungnya, mereka memilih mengisi liburan dengan berwisata ke obyek-obyek wisata termasuk yang ada di Bali.
Mobil pribadi wisatawan domestik (Wisdom) yang masuk Bali juga meningkat. Mereka sebagian besar warga yanng tinggal di kota -kota besar di Jawa. Setiap kapal yang bongkar muatan selalu memuntahkan mobil-mobil wislok tersebut.
“Seperti biasa jika pendatang mudik, warga non muslim ramai ke Bali,” ujar ujar seorang petugas pengatur penyeberangan, Sabtu (5/4/2024).
Beberapa wisdom mengaku memilih berwisata ke Bali untuk mengisi liburan dan agar tidak repot mengurus rumah lantaran pembantu mereka mudik.
“Selain itu saat ini jalan-jalan di Bali pasti tidak macet. Sehingga kami bisa bebas berwisata ke obyek-obyek wisata seperti Pantai Kuta tanpa harus terjebak kemacetan,” ujar Rian Wisdom asal Surabaya.
Andika, Wisdom asal Semarang mengatakan, memilih berwisata ke Bali karena liburan Idul Fitri yang bersamaan dengan liburan sekolah cukup panjang.
“Kebetulan anak-anak juga liburan maka saya ajak keluarga jalan-jalan ke Bali selama tiga hari,”ungkapnya.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Dewa Putu Werdhiana mengatakan memang selain arus penumpang yang keluar Bali meningkat arus yang masuk Bali juga mengalami peningkatan.
“Yang masuk Bali dominasi oleh wisatawan domestik dan cukup ramai,” ujarnya.
Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan



